Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19



Metropolis
Gagal Beraksi Dua Begal Nyaris Dihajar Massa
Sabtu, 13-06-2020 | 17:00 wib
Reporter : Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com   Dua remaja nyaris jadi bulan-bulanan warga setelah aksinya merampas tas seorang perempuan d ikawasan Jalan Sememi Jaya Surabaya, digagalkan warga.
Beruntung polisi yang tengah berpatroli dikawasan tersebut, langsung mengevakuasi dan mengamankan para pelaku, sehingga selamat dari amukan massa.

Pelaku yakni Nurman (26) warga Jalan Tanjung Sari Jaya Surabaya, dan Akamanda Al Salam (21), warga Jalan Tandes Kidul, Surabaya ini, hanya bisa tertunduk pasrah saat di gelandang petugas ke Mapolsek Asemrowo Surabaya.

Kedua pelaku ini nyaris jadi bulan-bulanan warga, setelah aksinya merampas tas milik Dian Nur Kosy Perempuan (21) warga Jalan Sememi Jaya Surabaya, berhasil digagalkan korban.

Saat itu korban yang dibonceng pacarnya, memang sudah dibuntuti oleh para pelaku. Saat berada dikawasan Jalan Tambak Pring Surabaya, tersangka Nurman yang bertugas sebagai eksekutor, langsung merampas tas yang dikenakan oleh korban. Sempat terjadi aksi tarik menarik antara korban dan pelaku, namun tali tas yang dicangklong oleh korban akhirnya putus.

Tak hanya berteriak, korban pun berusaha mengejar kedua pelaku yang kabur, sehingga mengundang perhatian dari warga sekitar  hingga warga berusaha menghadang kedua pelaku. Namun tiba-tiba pelaku jatuh tersungkur, dan nyaris jadi bulan-bulanan warga.

AKP Hari Kurniawan, Kapolsek Asemrowo Surabaya, mengatakan, beruntung polisi tengah berpatroli di kawasan tersebut, langsung mengevakuasi para pelaku, sehingga nyawa dua bandit jalanan ini terselamatkan.

"Dari pemeriksaan sementara, salah satu pelaku merupakan residivis kasus jambret dan sudah 3 kali keluar masuk bui," jelas AKP Hari Kurniawan.

Dari pengakuannya, tersangka nekat melakukan aksi jambret karena terhimpit kebutuhan ekonomi. Sementara ia kerap mencari sasaran dengan berpatroli memanfaatkan kelengahan korbannya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan, serta tas berisi kalung emas milik korban.

Sementara guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, dua pemuda ini akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, yang ancaman hukumannya 7 tahun kurungan penjara. (yos)




Berita Terkait

Metropolis
Residivis Begal Beraksi Dengan Kekerasan
25-06-2020 | 18:15 wib

Peristiwa
Begal Motor Tertembus Timah Panas Polisi
23-06-2020 | 17:20 wib

Metropolis
Gagal Beraksi Dua Begal Nyaris Dihajar Massa
13-06-2020 | 17:00 wib

Peristiwa
Pelaku Begal Motor Babak Belur Dimassa
09-06-2020 | 17:58 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062