Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19



Malang Raya
Akan Menjual Laptop Curian, Perempuan Ini Harus Dibekuk Reskrim Polsek Kepanjen
Selasa, 23-06-2020 | 04:08 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Kalau sudah gelap mata, apapun akan menjadi sasaran pencurian seseorang yang sudah membutuhkan. Seperti yang dilakukan remaja asal Desa Sukonolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang ini, harus rela menggasak laptop dan barang berharga lainnya di sebuah rumah bidan, ketika mengetahui korban berada dibelakang dan jauh dari pantauan.
Pelaku diringkus saat akan menjual laptop hasil curian kepada petugas yang menyamar sebagai pembeli.

Adalah Pujiati (23) warga Desa Sukonolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, yang harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Kepanjen, setelah menggasak barang berharga milik bidan desa setempat.

Pelaku yang sudah mengintai sepinya rumah bidan ketika tidak ada pasien, kemudian mendekat untuk memanggil nama korban sebanyak 4 kali, dan begitu tidak ada jawaban, pelaku masuk dan menggasakbarang berharga.

Sementara ini yang diakui pelaku hanya mengambil laptop saja, sedangkan korban juga kehilangan dompet berisi uang Rp 400 ribu dan kartu ATM serta 7 buah flashdis, dan polisi masih terus mengembangkan kasusnya.

AKP Yatmo, Kapolsek Kepanjen, menjelaskan, penyelidikan yang dilakukan Reskrim Polsek Kepanjen usai menerima laporan korban, mengetahui bahwa posisi laptop sedang ada disebuah tempat reparasi laptop sebelum nantinya dijual.

"Berkat kerjasama antara tukang service dan petugas, maka petugas menjebak dengan menyamar sebagai pembeli yang tengah mencari laptop, dan akhirnya pelaku muncul dan meringkus pelaku," kara AKP Yatmo.

Penngakuan pelaku saat dirilis didepan sel tahanan Polres Malang, bahwa dirinya memanggil sebanyak 4 kali korban namun sedang berada di rumah bagian belakang, dan langsung masuk dan menggondol barang berharga, yang rencana akan dijual untuk keperluan sehari-hari.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa, yangmana ancaman hukumannya hingga 5 tahun kurungan penjara. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Pencuri Gasak 16 Laptop Sekolah
09-11-2018 | 17:00 wib

Hukum
Si Alumni Nekat Mencuri Laptop di Kantor Sekolahnya Dulu
01-08-2016 | 10:58 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062