Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan
Peringati Hari Kemerdekaan, Polisi Pakai Baju Pejuang
Belum Ada Renegosiasi Kontrak Persebaya dengan David Da Silva
Judi Dadu Digerbek, Dua Kakek Diamankan Polisi
Wisuda Drive Thru IAIN Jember, Wisudawan Naik Becak
Kericuhan Warnai Rencana Pembukaan Gembok Titd Kwan Sing Bio Tuban
Budidaya Tanaman Porang Lebih Ekonomis dan Menguntungkan
Jumlah Perawat Meninggal Dunia Akibat Corona Bertambah Menjadi 21 Orang
Upacara Akan Dibatasi, Baik Pasukan, Pengibar Bendera dan Undangan
Upacara Harjakasi ke-202 Situbondo Dilakukan Secara Virtual
Cangkruan Bersama Ojek Online, Demi Menjaga Kerukunan
Lupa Matikan Lampu Saat Listrik Padam, Sebuah Warung Hangus Terbakar



Metropolis
Warga Sidoarjo Menolak Huniannya Dijadikan Akses Masuk Perumahan Baru
Senin, 29-06-2020 | 14:45 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Puluhan warga perumahan diantaranya Mutiara Harum dan Mutiara Residence, melakukan aksi protes atas rencana kawasan huniannya, dijadikan akses bersama dengan perumahan baru mall dan apartemen mutiara city. Foto: Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com   Puluhan warga Sidoarjo melakukan aksi protes atas rencana kawasan huniannya, dijadikan akses bersama dengan perumahan baru mall dan apartemen mutiara city, yang ada di sisi selatan atau dibelakang kedua perumahan yang sudah berdiri ini.
Aksi penolakan warga kedua perumahan diantaranya Mutiara Harum dan Mutiara Residence, diawali dengan memasang baliho berukuran 2x4 meter dari kerangka besi yang dipasang di depan pintu gerbang masuk Perumahan Pondok Mutiara , barat jalan tol Sidoarjo Surabaya.
 
Marzuki Winarno, warga Perumahan Pondok Mutiara Harum, mengatakan warga menolak dengan segala aktifitas Mutiara City, yang nantinya akan menggunakan akses Pondok Mutiara Harum dan Mutiara Regency.

Hal yang juga dirasakan oleh Mohammad Rohmadi, perwakilan warga Mutiara Regency dari blok D 35, tidak pernah diajak sosialisasi akan adanya akses jalan keperumahan baru mutiara city melewati akses jalan mutiara harum dan mutiara regency.

"Dalam soal rencana proyek di belakang perumahan , warga tidak mempermasalahkan  dan tidak menghalangi dalam pembangunan perumahan baru yakni mutiara city," ujar Rohmadi.

Namun dia memohon kepada pihak yang bisa menjernihkan permasalahan ini yakni Pemerintah Daerah Sidoarjo, maupun ke pihak pengembang kawasan Mutiara City Agar dalam pembangunannya tidak memakai akses jalan yang sudah ada di kedua perumahan ini  .
 
Sementara itu saat ditemui awak media , pihak pengembang perumahan Mutiara City sendiri, mengaku sudah memiliki site plan jalan yang menghubungkan dari Jalan Raya Sidoarjo Krian  menuju ke kawasan perumahannya sejak tahun 2004. Akses ini melewati kedua perumahan yang sudah berdiri yakni mutiara harum dan mutiara regency. (yos)
 



Berita Terkait

Peristiwa
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Is...selanjutnya
04-08-2020 | 11:00 wib

Peristiwa
Sejumlah Peserta Test Protes Pelantikan Perangkat Desa
03-08-2020 | 15:35 wib

Peristiwa
Minim Informasi Covid 19, Ratusan Warga Datangi Balai Desa
01-08-2020 | 19:00 wib

Peristiwa
Ratusan Warga Desa Kembali Luruk Kandang Ayam Kumuh
29-07-2020 | 13:01 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062