Catat Menu Makan Malam yang Aman Untuk Gula Darah Pasien Diabetes
Perda Covid Juga Pergub Sudah Dikirim Ke Mendagri, Hasil Belum Keluar
Usaha Jahitan Banjir Order Masker Merah Putih
Warga Surabaya Ciptakan Aplikasi Nabung Tanah Sistem Patungan
Putra Sulung Risma Siap Maju Jika Diusung PDIP
Bawaslu Surabaya Kabulkan Permohonan Bapaslon Perseorangan Yasin-Gunawan
KPU Surabaya Gelar Launching Pilwali Surabaya 2020
Koalisi PKB-PDIP Dukung Kartika-Saim Maju Dalam Pilkada Lamongan
Diduga Limbah Pabrik, Busa Mirip Hamparan Salju Tutupi Aliran Sungai
Rawan Terpapar Covid 19, Reni Astuti Minta Guru WFH
Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan



Otomotif
Tren Hobi Bersepeda Membuat Omset Jasa Servis Meningkat
Senin, 06-07-2020 | 15:51 wib
Reporter : Agus Bondan
Maraknya olahraga bersepeda juga mendokrak permintaan jasa servis sepeda hingga 2 kali lipat dibanding sebelum masa pendemi.
Tulungagung pojokpitu.com  Di masa-masa pandemi covid-19 ini, olahraga bersepeda di berbagai daerah kembali ngetren. Tak terkecuali di Tulungagung, yang dilakukan secara berkelompok maupun seorang diri.
Maka maraknya olahraga bersepeda menjadi berkah bagi para penyedia jasa servis. Salah satunya bengkel sepeda milik Mardyan Angga Pratama, di Desa Tanjungsari , Kecamatan Boyolangu , Tulungagung. Meningkatnya pelanggan membuat teras rumahnya diubah fungsi menjadi bengkel. Untuk melayani servis sepeda para pelanggannya yang datang dari sekitar Tulungagung, Blitar, Trenggalek dan Kediri .

Profesi mekanik sepeda digeluti Angga selama 2 tahun terakhir bersama orang tuanya. Maka mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat di banding sebelum masa pendemi covid-19. Kini , setiap hari mampu memperbaiki maupun merakit sepeda biasa maupun jenis premium sebanyak 4 unit. Padahal sebelumnya hanya mengerjakan 2 unit. Sehingga untuk menyelesaikan perbaikan sepeda , terpaksa harus lembur hingga larut malam.

Untuk rakit atau servis total sepeda gunung biasa, Angga mematok biaya Rp 100 ribu per unit. Sedangkan untuk  sepeda premium dengan harga puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, biaya yang dipatok lebih tinggi hingga Rp 300 ribu per unit.

Dari jerih payah tekuni mekanik sepeda, Mardyan Angga Pratama , omzet yang dihasilkan mencapai Rp 10 juta rupiah per bulan. Hasil ini  jauh lebih banyak dari sebelum masa pendemi berkisar Rp 5 juta per bulan. (pul)








Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062