Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
Pembelajaran Tatap Muka, Dindik Cek Kesiapan Sekolah
Paslon 2 Machfud-Mujiaman Siapkan 12 Ribu Saksi Tangguh Maju
Pemerintah Jatim Terus Mengelar Sinergi Forkopimda Untuk Ciptakan Pilkada Aman Damai
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Dua Rumah dan Satu Gudang Penyimpanan Solar Ludes Terbakar
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
KPU Surabaya Terapkan Protokol Kesehatan Pada Debat Publik Pilkada Surabaya
Pemkab Magetan Beli Mobil PCR Seharga Rp 4 Milyar
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah



Metropolis
Panja DPRD Sidoarjo Protes Kampung Tangguh Karena Dinilai Kurang Maksimal
Jum'at, 24-07-2020 | 06:20 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com  Untuk percepatan kurangi penyebaran virus covid 19, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan TNI dan Polri mendorong setiap desa mendirikan kampung tangguh. Hingga saat ini terdapat 84 kampung tangguh di Kabupaten Sidoarjo.
Keberadaan kampung tangguh, Pemkab Sidoarjo memberikan dana Rp 10 juta rupiah untuk kebutuhan saran prasarana. Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga memberikan anggaran Rp 3 juta kepada ketua RW di Sidoarjo. Pengeluaran anggaran tersebut disoal oleh anggota Panja DPRD Sidoarjo.

Bangun Winarso,anggota panja covid 19 DPRD Sidoarjo ketika dikonfirmasi mengatakan, sebenarnya keberadaan kampung tangguh sudah bagus, tetapi perlu ada komunikasi dengan tim panja covid 19.
 
"Selama ini tim panja hanya menerima laporan hasil kinerja dari eksekutif dan tidak pernah diajak merumuskan program yang akan dilakukan eksekutif terkait covid 19," jelas Bangun.
 
Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, mengatakan,selama ini sudah ada komunikasi dengan tim panja terkait penaganan covid 19. "Jika tim panja mebutuhkan keterangan secara langsung,eksekutif siap diundang ke DPR," ucap Wabup.
 
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah menggelontorkan anggaran kepada kampung tangguh sebesar Rp 84 juta, dengan harapan keberadaan kampung tangguh bisa mengurangi tingkat penyebaran virus covid 19 di tingkat desa. (yos)


Berita Terkait

Metropolis
Pemkot Surabaya Berikan Bantuan untuk Kampung Tangguh
03-10-2020 | 18:10 wib

Rehat
Pendidikan Tertib Lalin Melalui Kampung Tangguh Semeru
19-09-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Kampung Tangguh, Solusi Warga Atasi Corona
07-08-2020 | 19:20 wib

Metropolis
Sandang Status Zona Merah, Warga Wonocolo Buat Kampung Lalu ...selanjutnya
04-08-2020 | 20:05 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062