PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Tahun 2020, Pemkab Bojonegoro Bangung 20 Embung Baru
Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan



Life Style
Begini Panduan Aman Menggelar Pernikahan Saat Covid 19
Selasa, 28-07-2020 | 13:00 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Hajatan pernikahan wajib mematuhi protokol kesehatan dari Satuan Tugas Covid 19. Foto Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com  Peraturan Walikota, Perwali nomor 33 tahun 2020 yang mengijinkan mengelar hajatan pernikahan di tengah pandemi covid 19, langsung disambut antusias warga Surabaya. Sejumlah hajatan pernikahan akan mulai digelar mulai awal Agustus mendatang.
Atas lampu hijau itu, sejumlah hotel mulai mempersiapkan resepsi pernikahan. Namun, tak mudah bagi warga untuk menggelar hajatan pernikahan di tengah pandemi covid 19. Hajatan pernikahan harus sesuai dengan Peraturan Walikota nomor 33 tahun 2020, tentang pedoman tatanan normal baru pada kondisi pandemi covid 19. Diantaranya menggelar rapid tes, larangan foto bersama pengantin hingga penyediaan ruang isolasi.
 
Terkait aturan itu, David Charles Kalalo, GM Hotel Samator Surabaya mengatakan, saat ini sedang mempersiapkan pernikahan Azmi Lisani Wahyu dan Dwiaji Ari Yogyanta. Resepsi pernikahan warga Rungkut Mapan Barat ini mendapat perhatian dari Forkompimda Kota Surabaya, lantaran pertama digelar di tengah pandemi covid 19.

"Resepsi pernikahan akan sesuai protokol kesehatan yang sangat ketat, salah satunya tamu dilarang mengambil makanan dan minuman sendiri," kata David Charles Kalalo.

Termasuk penyajian makanan minuman harus mempunyai protokol yang sangat ketat. Yaitu menggunakan akrilik sebagai pembatas antara pengambilan makanan minuman dari tamu dan penyedia dari pihak hotel. "Tamu tidak diperkenankan mengambil sendiri, hanya boleh menunjuk makanan apa yang diinginkan," kata David Charles Kalalo.


Panduan Aman Gelar Hajatan Pernikahan di Tengah Pandemi Covid 19 :

Penyelenggara hajatan pernikahan :
1. Setiap orang anggota pemangku hajat harus non reaktif dari hasil rapid tes.
2. Kapasitas maksimal tempat hanya boleh digunakan setengahnya.
3. Di dalam gedung atau lokasi acara, harus diatur bisa jaga jarak.
4. Wajib dilakukan penyemprotan disinfektan.
5. Mengatur pintu masuk dan keluar harus berbeda.
6. Menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan.
7. Menuliskan wajib memakai masker dan protokol kesehatan di kartu undangan.
8. Menyediakan ruang isolasi untuk tamu diatas suhu tubuh 37,5 c.

Tamu undangan
1.Wajib menggunakan masker, kalau perlu face shield.
2.Wajib mencuci tangan sebelum masuk gedung
3.Suhu tubuh wajib dibawah 37,5⁰c
4.Menjaga jarak selama berada di tempat acara.
5.Tidak diperkenankan bersalam-salaman dan foto bersama pengantin.
6.Tidak diperkenankan mengambil makanan dan minuman sendiri.


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062