Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
Pembelajaran Tatap Muka, Dindik Cek Kesiapan Sekolah
Paslon 2 Machfud-Mujiaman Siapkan 12 Ribu Saksi Tangguh Maju
Pemerintah Jatim Terus Mengelar Sinergi Forkopimda Untuk Ciptakan Pilkada Aman Damai
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Dua Rumah dan Satu Gudang Penyimpanan Solar Ludes Terbakar
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
KPU Surabaya Terapkan Protokol Kesehatan Pada Debat Publik Pilkada Surabaya
Pemkab Magetan Beli Mobil PCR Seharga Rp 4 Milyar
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
BPBD Ponorogo Gelontorkan Ratusan Tandon Air ke Daerah Krisis Air



Metropolis
Demo Mahasiswa Unair Minta Keringanan UKT Berlangsung Ricuh
Rabu, 29-07-2020 | 19:46 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Aksi mahasiswa terus berlanjut hingga ke depan pintu masuk gedung rektorat. Mahasiswa kembali terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan.
Surabaya pojokpitu.com  Kebijakan Rektor Universitas Airlangga dengan membebaskan uang kuliah tunggal (UKT) kepada 2395 mahasiswa, serta keringanan (UKT) terhadap 1.750 mahasiswa, menuai protes. Puluhan mahasiswa menggelar aksi dengan menutup Jalan Raya Merr, sambil membakar ranting pohon. Aksi berlangsung ricuh saat mahasiswa berusaha masuk bertemu dengan Rektor Unair, Profesor M. Nasih.
Awalnya, aksinya mahasiswa Unair ini berlangsung damai. Puluhan mahasiswa ini hanya memblokir Jalan Raya Insinyur Soekarno atau MERR, dengan membakar ranting pohon di tengah jalan. Dalam orasinya, mahasiswa meminta Rektor Unair, Profesor M. Nasih mengubah kebijakannya terkait keringanan dan pembebasan uang kuliah tunggal, atau UKT.
 
Mahasiswa menilai kebijakan dengan memberikan pembebasan UKT kepada 2.395 dan keringanan UKT, kepada 1.750 tidaklah adil. Seharusnya keringanan tersebut diberikan kepada semua mahasiswa, bukan hanya untuk 4 ribu mahasiswa saja.
 
Namun, suasana berubah memanas ketika mahasiswa ini menuju ke gedung rektorat untuk menemui Rektor Profesor M. Nasih. Meski dihadang petugas keamanan kampus, mahasiswa berhasil menerobos masuk.
 
Aksi mahasiswa terus berlanjut hingga ke depan pintu masuk gedung rektorat. Mahasiswa kembali terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan.
 
Terkait aksi mahasiswa ini, Suko Widodo, Humas Unair mengaku prihatin, lantaran mahasiswa menyampaikan aspirasinya dengan cara demo. Seharusnya mahasiswa menyampaikan aspirasinya ke fakultas, yang akan diproses di keuangan.
 
Hingga sore ini, mahasiswa masih bertahan di belakang Gedung Rektorat Unair. Mahasiswa berjanji akan kembali mengulangi aksinya bila Rektor Unair tidak mengubah kebijakannya terkait keringanan uang kuliah tunggal.(end)



Berita Terkait

Peristiwa
Pelaku Pemerkosaan Anak Tak Kunjung Ditangkap Mahasiswa Laku...selanjutnya
24-09-2020 | 17:00 wib

Malang Raya
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan...selanjutnya
24-09-2020 | 13:42 wib

Peristiwa
Temukan Dugaan Penyimpangan BPNT, Mahasiswa Demo Dinsos
25-08-2020 | 14:30 wib

Peristiwa
Soroti Pelayanan Disdukcapil, HMI Pacitan Gelar Unjuk Rasa
24-08-2020 | 16:11 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062