Sekolah Hadirkan Wali Murid Kesehatan Jelang Pembelajaran Tatap Muka
Gapoktan Berharap Ada Kepastian Terkait Penggunaan Jebakan Tikus
Terjaring Razia Tak Bawa Masker, Seorang Wanita Menangis
Wisata Makam Warna Warni
Wabup Pastikan Denda Tidak Pakai Masker Kurang Dari Rp 250 Ribu
Cegah Klaster Covid 19, Usia Dibawah 10 Tahun dan Diatas 60 Tahun Dilarang ke Gunung Bromo
Besaran Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Dinaikkan
Angka Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Bojonegoro Menurun
Tak Pakai Masker, Puluhan Pengendara Didenda
Angka Pernikahan Dini di Ponorogo Melejit
Pendidikan Tertib Lalin Melalui Kampung Tangguh Semeru



Metropolis
Demo Mahasiswa Unair Minta Keringanan UKT Berlangsung Ricuh
Rabu, 29-07-2020 | 19:46 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Aksi mahasiswa terus berlanjut hingga ke depan pintu masuk gedung rektorat. Mahasiswa kembali terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan.
Surabaya pojokpitu.com  Kebijakan Rektor Universitas Airlangga dengan membebaskan uang kuliah tunggal (UKT) kepada 2395 mahasiswa, serta keringanan (UKT) terhadap 1.750 mahasiswa, menuai protes. Puluhan mahasiswa menggelar aksi dengan menutup Jalan Raya Merr, sambil membakar ranting pohon. Aksi berlangsung ricuh saat mahasiswa berusaha masuk bertemu dengan Rektor Unair, Profesor M. Nasih.
Awalnya, aksinya mahasiswa Unair ini berlangsung damai. Puluhan mahasiswa ini hanya memblokir Jalan Raya Insinyur Soekarno atau MERR, dengan membakar ranting pohon di tengah jalan. Dalam orasinya, mahasiswa meminta Rektor Unair, Profesor M. Nasih mengubah kebijakannya terkait keringanan dan pembebasan uang kuliah tunggal, atau UKT.
 
Mahasiswa menilai kebijakan dengan memberikan pembebasan UKT kepada 2.395 dan keringanan UKT, kepada 1.750 tidaklah adil. Seharusnya keringanan tersebut diberikan kepada semua mahasiswa, bukan hanya untuk 4 ribu mahasiswa saja.
 
Namun, suasana berubah memanas ketika mahasiswa ini menuju ke gedung rektorat untuk menemui Rektor Profesor M. Nasih. Meski dihadang petugas keamanan kampus, mahasiswa berhasil menerobos masuk.
 
Aksi mahasiswa terus berlanjut hingga ke depan pintu masuk gedung rektorat. Mahasiswa kembali terlibat aksi dorong dengan petugas keamanan.
 
Terkait aksi mahasiswa ini, Suko Widodo, Humas Unair mengaku prihatin, lantaran mahasiswa menyampaikan aspirasinya dengan cara demo. Seharusnya mahasiswa menyampaikan aspirasinya ke fakultas, yang akan diproses di keuangan.
 
Hingga sore ini, mahasiswa masih bertahan di belakang Gedung Rektorat Unair. Mahasiswa berjanji akan kembali mengulangi aksinya bila Rektor Unair tidak mengubah kebijakannya terkait keringanan uang kuliah tunggal.(end)



Berita Terkait

Peristiwa
Soroti Pelayanan Disdukcapil, HMI Pacitan Gelar Unjuk Rasa
24-08-2020 | 16:11 wib

Metropolis
Bawa Keranda, Mahasiswa UPN Minta Keringanan UKT
10-08-2020 | 19:39 wib

Peristiwa
Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan
03-08-2020 | 17:05 wib

Metropolis
Demo Mahasiswa Unair Minta Keringanan UKT Berlangsung Ricuh ...selanjutnya
29-07-2020 | 19:46 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062