Catat Menu Makan Malam yang Aman Untuk Gula Darah Pasien Diabetes
Perda Covid Juga Pergub Sudah Dikirim Ke Mendagri, Hasil Belum Keluar
Usaha Jahitan Banjir Order Masker Merah Putih
Warga Surabaya Ciptakan Aplikasi Nabung Tanah Sistem Patungan
Putra Sulung Risma Siap Maju Jika Diusung PDIP
Bawaslu Surabaya Kabulkan Permohonan Bapaslon Perseorangan Yasin-Gunawan
KPU Surabaya Gelar Launching Pilwali Surabaya 2020
Koalisi PKB-PDIP Dukung Kartika-Saim Maju Dalam Pilkada Lamongan
Diduga Limbah Pabrik, Busa Mirip Hamparan Salju Tutupi Aliran Sungai
Rawan Terpapar Covid 19, Reni Astuti Minta Guru WFH
Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan



Covid-19
Ada 24 Nakes Positif Covid19, Beberapa Puskesmas Tutup Layanan Kesehatan
Kamis, 30-07-2020 | 23:06 wib
Reporter : Felli Kosasi
Gatot Triyono, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19
Jember pojokpitu.com   Pandemi virus covid 19 mulai meningkat di Kabupaten Jember. Kluster tenaga kesehatan penyumbang terbesar kasus terkonfirmasi positif.
Setiap hari peningkatan jumlah terkonfirmasi positif covid 19 bervariasi, namun Kabupaten Jember masih dalam kategori zona orange (resiko sedang). Cluster tenaga kesehatan sebagai penyumbang terbanyak dalam penambahan terkonfirmasi positif corona.

Gatot Triyono, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 mengatakan, tenaga kesehatan memiliki resiko tinggi terpapar virus covid 19. Karena setiap hari bersinggungan dengan pasien virus covid 19. Upaya tracking dan strasching terhadap penyebaran pandemi virus covid 19 terus dilakukan.

"Ada sekitar 24 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif, dan ada sejumlah Puskesmas di Kabupaten Jember yang menutup pelayanan dan rawat inap," kata Gatot Triyono.

Mulai Puskesmas Jember Kidul, Arjasa, Ajung, Rambipuji dan Kencong. Untuk sementara pelayanan dialihkan di Puskesmas terdekat atau Puskesmas penyangga di wilayah masing masing. "Tidak hanya tenaga kesehatan, petugas PPDB atau coklit juga mengalami peningkatan terkonfirmasi positif," tambah Gatot. (pul)






Berita Terkait

Sosok
Bidan Desa Lakukan Imunisasi Keliling Selama Masa Pandemi
08-05-2020 | 04:10 wib

Peristiwa
Pengrebekan Oknum Polisi dan Bidan Desa Karena Warga Kesal
27-08-2019 | 17:50 wib

Peristiwa
Oknum Polisi Polres Pasuruan Kota Digrebek Warga Saat berdua...selanjutnya
26-08-2019 | 18:27 wib

Peristiwa
Sering Peras Bidan, Pria Bertato Nangis Ditangkap Polisi
09-12-2018 | 17:16 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062