Catat Menu Makan Malam yang Aman Untuk Gula Darah Pasien Diabetes
Perda Covid Juga Pergub Sudah Dikirim Ke Mendagri, Hasil Belum Keluar
Usaha Jahitan Banjir Order Masker Merah Putih
Warga Surabaya Ciptakan Aplikasi Nabung Tanah Sistem Patungan
Putra Sulung Risma Siap Maju Jika Diusung PDIP
Bawaslu Surabaya Kabulkan Permohonan Bapaslon Perseorangan Yasin-Gunawan
KPU Surabaya Gelar Launching Pilwali Surabaya 2020
Koalisi PKB-PDIP Dukung Kartika-Saim Maju Dalam Pilkada Lamongan
Diduga Limbah Pabrik, Busa Mirip Hamparan Salju Tutupi Aliran Sungai
Rawan Terpapar Covid 19, Reni Astuti Minta Guru WFH
Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan



Covid-19
Dokternya Tertular Corona, RSIA Belum Melakuan Isolasi
Jum'at, 31-07-2020 | 13:30 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Dr. Abraar Kuddah, Juru Bicara Satgas Covid 19 Kota Probolinggo
Probolinggo pojokpitu.com   Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Probolinggo memberikan surat imbauan ke RS Ibu dan Anak Amanah. Agar tidak terlebih dulu menerima pasien hingga 12 hari ke depan.
Namun pada Jumat (31/7) siang, rumah sakit swasta milik dokter AM masih beroperasi. Terlihat ada aktifitas di rumah sakit ibu dan anak terbesar di Kota Probolinggo tersebut. Bahkan masih ada pasien ibu mau melahirkan datang. Tidak hanya itu pelayanan rawat inap juga masih berjalan seperti biasanya.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Probolinggo sudah mengirimkan surat imbauan ke manajeman per tanggal 30 Juli 2020 kemarin, berisi tidak terlebih dulu menerima pasien. Penyebabnya Dokter AM yang merupakan dokter kandungan, saat ini terpapar virus corona. Sang dokter harus melakukan karantina mandiri selama 12 hari ke depan.

Sementara itu menurut dr Abraar Kuddah, Juru Bicara Satgas Covid 19 Kota Probolinggo, timnya akan berkoordinasi dengan manajemen RSIA Amanah untuk dilakukan tracing ke semua Nakes dan pasien.

Seperti diketahui, 3 anggota DPRD Kota Probolinggo dan 1 staf DPRD terpapar virus corona. Salah satu anggota dewan yang terpapar berprofesi sebagai dokter kandungan.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, jumlah kasus positif virus corona sebanyak 217 orang, 151 orang sembuh dan 7 meninggal dunia. (pul)





Berita Terkait

Covid-19
94 Dokter Di Jatim Terpapar Covid-19
06-07-2020 | 19:19 wib

Kesehatan
Tak Ada Yang Siap Dengan Covid-19, Termasuk PPDS FK Unair
24-06-2020 | 05:05 wib

Kesehatan
Total 110 Tenaga Medis di Jatim Terpapar Covid 19
22-06-2020 | 22:10 wib

Kesehatan
Para Medis Sangat Rentan Menjadi Pasien Covid 19
21-05-2020 | 10:37 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062