Catat Menu Makan Malam yang Aman Untuk Gula Darah Pasien Diabetes
Perda Covid Juga Pergub Sudah Dikirim Ke Mendagri, Hasil Belum Keluar
Usaha Jahitan Banjir Order Masker Merah Putih
Warga Surabaya Ciptakan Aplikasi Nabung Tanah Sistem Patungan
Putra Sulung Risma Siap Maju Jika Diusung PDIP
Bawaslu Surabaya Kabulkan Permohonan Bapaslon Perseorangan Yasin-Gunawan
KPU Surabaya Gelar Launching Pilwali Surabaya 2020
Koalisi PKB-PDIP Dukung Kartika-Saim Maju Dalam Pilkada Lamongan
Diduga Limbah Pabrik, Busa Mirip Hamparan Salju Tutupi Aliran Sungai
Rawan Terpapar Covid 19, Reni Astuti Minta Guru WFH
Masih Ada Tahapan Lain, Yang Lulus SBMPTN Belum Tentu Diterima
Dik Doank Buka Suara Soal Lahan Kandank Jurank Digugat
Peringati Hut RI, Ibu-Ibu Berebut Sembako Gratis
Pasca Puluhan Tahun Mangkrak, Machfud Arifin Pelopori Hidupnya Langgar Gipoo
ODGJ Binaan Dinsos Ikuti Lomba Kemerdekaan Agustusan



Pilkada
Bawaslu Temukan Stiker Coklit Tertanggal 23 September
Sabtu, 01-08-2020 | 00:04 wib
Reporter : Ito Wahyu
Abjudin Widiyas Nursanto , Ketua Bawaslu Ngawi
Ngawi pojokpitu.com   Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngawi menduga ada pelanggaran yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) saat pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih. Hal tersebut berdasarkan hasil pengawasan sampai tingkat desa.
Menurut Abjudin Widiyas Nursanto , Ketua Bawaslu Ngawi, hal itu atas temuan dari petugas pemantau lapangan di wilayah Kecamatan Kasreman. Maka Abjudin Widiyas Nursanto langsung mendatangi lokasi ditemukannya stiker pemutakhiran data pemilih (Mutarih) dalam kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) tertanggal 23 September 2020. "Kami sangat prihatin melihat seperti ini. Memang sosialisasinya seharusnya dicantumkan pada stiker pada 9 Desember 2020," kata Abjudin Widiyas Nursanto.

Abjudin Widiyas Nursanto mengaku sejak awal sudah memberikan imbauan kepada KPU Ngawi sebelum tahapan Coklit berjalan. Juga mengingatkan agar Coklit dilaksanakan dengan perundang - undangan yang berlaku, agar data coklit ini betul - betul bisa valid.

"Dengan temuan itu akan membingungkan masyarakat karena Pilkada sudah digodok sesuai dengan peraturan dilaksanakan 9 Desember, tetapi disitu masih saja ada stiker 23 September 2020," tambah Abjudin Widiyas Nursanto.

Bawaslu menilai, hal ini merupakan salah satu keteledoran dari pihak KPU dalam memberikan pemahaman ke petugas di lapangan. Menyikapi ini Bawaslu akan mengirimkan surat teguran ke KPU Ngawi. (pul)






Berita Terkait

Pilkada
Bawaslu Temukan Stiker Coklit Tertanggal 23 September
01-08-2020 | 00:04 wib

Politik
Bawaslu Ponorogo Selediki 2 ASN Yang Ingin Berpolitik
25-07-2020 | 04:36 wib

Pilkada
Pilkada Ditengah Covid-19, Bawaslu Perketat Pengawasan Dalam...selanjutnya
21-07-2020 | 19:20 wib

Pilkada
Pilkada di Tengah Pandemi, Pemilih Wajib Pakai Masker Dan Sa...selanjutnya
21-07-2020 | 17:55 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062