Gapoktan Berharap Ada Kepastian Terkait Penggunaan Jebakan Tikus
Terjaring Razia Tak Bawa Masker, Seorang Wanita Menangis
Wisata Makam Warna Warni
Wabup Pastikan Denda Tidak Pakai Masker Kurang Dari Rp 250 Ribu
Cegah Klaster Covid 19, Usia Dibawah 10 Tahun dan Diatas 60 Tahun Dilarang ke Gunung Bromo
Besaran Sanksi Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Dinaikkan
Angka Kekerasan Anak dan Perempuan di Kabupaten Bojonegoro Menurun
Tak Pakai Masker, Puluhan Pengendara Didenda
Angka Pernikahan Dini di Ponorogo Melejit
Pendidikan Tertib Lalin Melalui Kampung Tangguh Semeru



Mataraman
Sering Cekcok Masalah Rumah Tangga
Sabtu, 01-08-2020 | 15:00 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Inilah rumah pasangan suami istri di Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno, Jombang. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com   Rumah lokasi aksi pembunuhan Sri Istuningati yang diduga dilakukan suaminya di Jombang tertutup rapat. Garis polisi masih terpasang di depan pintu rumah sekaligus toko miliknya.
Rumah tersebut milik pasangan suami istri Safaat (49) dan Sri Istuningati (49) di Dusun Ngenden Desa Rejoslamet Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Rumah yang juga toko gerabah ini  tertutup rapat dan terkunci gembok. Sedang di luar terpasang garis polisi pasca insiden terbunuhnya sang istri yang diduga dilakukan suaminya sendiri, Jumat (31/7) malam.
 
Selain Sri Istuningati, Noval (19) anak dari pasutri tersebut juga menjadi korban. Sang anak kini masih menjalani perawatan  di Rumah Sakit Kristen  karena mengalami luka berat. 

Meski jenazah Sri Istuningati masih belum dipulangkan dan masih otopsi di RSUD Jombang, namun sejumlah kerabat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa di sekitar rumahnya.  
 
Kasiadi, tetangga korban mengaku tidak menyangka  jika Safaat tega menghabisi nyawa istrinya sendiri dan melukai anaknya. Aebab sehari-hari Aafaat di kenal sosok baik dalam bergaul dengan tetangga atau warga desa rejoslamet lainnya.

"Tetangga sering mendengar pasangan suami istri ini sering terlibat keributan dan cek cok di dalam rumah. Namun apa pemicu keributan tersebut tidak tau," kata Kasidi.
 
Kasiadi salah satu tetangga rumah paling dekat dengan rumah korban. Setelah melakukan pembunuhan dan penganiayaan, pelaku langsung menyerahkan diri kepada Kasiadi yang kemudian  dilanjutkan ke polisi.

Polisi mengamankan pelaku bersama sebilah golok yang digunakan menghabisi korban dilokasi. Polisi mengaku sampai saat ini masih memeriksa saksi sambil menunggu hasil otopsi guna mengungkap motif nekat  pelaku. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Sering Cekcok Masalah Rumah Tangga
01-08-2020 | 15:00 wib

Peristiwa
Pulang Dari Amerika, Safaat Bunuh Istri dan Lukai Anaknya
01-08-2020 | 10:58 wib

Peristiwa
Pembunuh Sang Guru Adalah Pasutri Pencari Kost
24-01-2020 | 15:20 wib

Peristiwa
Polisi Sembunyikan Pelaku Pembunuhan Guru SMPN
17-01-2020 | 16:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062