Khabib, Petarung Tangguh yang Berakhlak
Mantan Asisten Chef Sulap Ketan Jadi Makanan Berkelas
Mati Suri 10 Bulan, Kumpulan Event Organizer Gelar Simulasi Konser New Normal
Pemulihan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Berbagai Bantuan Covid 19
KPU dan LO Paslon Serah Terima APK dan BK
Sosialisasi Pencegahan Covid 19, Gubernur Khofifah Gowes di Kota Situbondo
Semua Kebutuhan Logistik Sudah Dilakukan Proses Lelang
Pekerja Underpas Tidak Sadar Disidak Gara-Gara Bupati Pakai Sarung
Jelang Maulid Nabi, Harga Pisang di Lumajang Anjlok
Tokoh Senior PDIP : Tegak Lurus Partai, Pilwali Coblos Nomer 2 Machfud-Mujiaman
3 Bayi Singa Afrika Lahir, Menambah Koleksi di TSI 2 Prigen
Zona Kuning di Jatim Sudah 50 Persen
VV Venlo: Tetap Tegak Meski Dibantai 0-13 Oleh Ajax
Arief Rahman Terpilih Lagi Jadi Ketua Amsi Jawa Timur
Nonton Wayang Kulit, Gubernur Jatim Hadiri Peringatan HUT Jatim ke 75 di JTV



Icip - Icip
Himung Kopi, Murah Ala Cafe Disajikan di Pinggir Jalan
Sabtu, 01-08-2020 | 20:12 wib
Reporter : Ali Makhrus
Malang pojokpitu.com   Membuka usaha seperti kedai kopi tak melulu harus dimulai dengan modal besar. Salah satu caranya dengan tidak menyewa lapak, yakni dengan membuka lapak non permanen.
Seperti yang dilakukan seorang pemuda dengan berjualan kopi di pinggir jalan raya. Andi sang pemilik ingin memperkenalkan kopi nusantara kepada seluruh lapisan masyarakat. Meski hanya berbekal sepeda angin dan peralatan sederhana, kopi yang Andi sajikan cukup beragam. Rasanya tak kalah dengan kopi yang ada kafe kafe mahal.

Himung kopi, begitulah andi sang pemilik memberi nama. Bukan di kedai atau kafe mewah, melainkan di pinggir jalan Kolonel Sugiono, Mergosono, Kota Malang.

Kopi yang disediakan merupakan biji kopi. Kemudian digiling dan diseduh ketika ada pesanan datang. Sehingga pelanggan dapat memesan kopi sesuai selera dan dengan teknik penyeduhan yang sama ala kafe.

Sementara, jika ada pembeli yang bingung memilih jenis kopi, Andi dengan senang hati akan menjelaskan asal-usul kopi hingga karakter rasanya. Andi juga akan merekomendasikan teknik seduhan yang rasanya bisa disesuaikan dengan selera pelanggan.

Andi Destanto mengatakan, ide awal berjualan kopi di pinggi jalan untuk mengenalkan kopi nusantara kepada seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya, selama ini berjualan kopi di pinggir jalan identik dengan kopi kemasan sachet. Maka Andi ingin merubah pemikiran tersebut dengan menyajikan kopi ala kafe.

"Untuk biji kopi, saya mendapatkan dari teman yang sama-sama hobi kopi, dan memiliki saudara petani kopi, sehingga kualitas dapat terjaga," terang Andi.

Sepeda yang ia gunakan sudah dimodifikasi, sehingga bisa menampung toples isi biji kopi, kompor, teko, cangkir, hingga peralatan alat membuat kopi. Andi juga membawa galon air sendiri, demi menjamin kualitas rasa kopi yang ia buat.

Kesan seserhana, santai dan unik inilah yang menjadikan Himung Kopi tak pernah sepi pembeli. Penikmat himung kopi sangat beragam, mulai dari anak muda hingga orang tua.

Karena keunikan dan rasa yang tak kalah dibandingkan kopi di kafe, Himung Kopi setiap kali buka dari pukul 08.00 Wib hingga 12.00 Wib siang, selalu dipadati pembeli. Bahkan 30 hingga 50 cup kopi bisa habis terjual. "Sesuai dengan slogannya, kopi mewah harga murah, harga kopi yang disajikan tidak ada yang lebih dari Rp 10 ribu," kata Andi. (pul)





Berita Terkait

Rehat
Komunitas Pecinta Kopi Bagikan 1000 Gelas Kopi Gratis
02-10-2020 | 00:20 wib

Life Style
Merokok Sambil Minum Kopi Dobel Bahayanya Bagi Jantung ?
24-08-2020 | 10:43 wib

Icip - Icip
Himung Kopi, Murah Ala Cafe Disajikan di Pinggir Jalan
01-08-2020 | 20:12 wib

Life Style
Berikut Manfaat Kopi untuk Kesehatan Hati
19-07-2020 | 22:16 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062