Ormas Kepemudaan Bagikan Nasi Bungkus dan Masker di Hari Sumpah Pemuda
Viral, Pengajian Yang Memojokan Dua Pasangan Calon Bupati Sidoarjo
Dinkes Ponorogo Lakukan Tracking ke Seluruh Pegawai PLN
Merasa Dicemarkan Nama Baik, Warga Ponorogo Lapor ke Polisi
Gelapkan Aset Desa, Mantan Kades Ditahan
Dump Truk Terperosok Saat Uji Coba Jembatan Tlaji
Pejuang Kemanusiaan Peringati Maulid Nabi Dengan Protokol Kesehatan
Viral Balap Truk di Wisata Pantai Tuban, Bahayakan Wisatawan
8 Pengacara Dampingi Sugi Nur Untuk Penangguhan Penahanan
Diguyur Hujan Deras Semalam, Sejumlah Rumah di Pacitan Tertimpa Longsor
Dewan Soroti Rusun Pandugo, Pemberian Kunci Dipolitisir
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman



Metropolis
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Selasa, 04-08-2020 | 14:45 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Dari hasil penyidikan lanjutan, pelaku diketahui sudah beraksi di empat belas TKP, di daerah Semampir, Simokerto dan Pabean Cantikan. Foto: Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com  Unit Reskrim Polsek Semampir berhasil membekuk satu dari dua pelaku pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang biasa beraksi di kawasan Surabaya Utara.
Adalah Muhammad Faisol (31) warga Bulak Rukem Surabaya, yang akhirnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Semampir, lantaran melakukan serangkaian aksi pencurian kendaraan bermotor di 14 TKP di kawasan Semampir, Simokerto dan Pabean Cantikan.

Saat beraksi, ia tak bekerja sendiri, ia bersama satu kawannya berinisial GO yang berperan sebagai joki, sedangkan Faisol berperan sebagai pemetik, atau eksekutor pencurian. Sayangnya, GO belum berhasil ditangkap petugas, dan hingga kini masih dalam pengejaran.

Menurut Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto, penangkapan Faisol berawal dari aksi pencuriannya yang gagal di kawasan Sukodono Surabaya. Wajah Faisol yang saat itu terekam cctv menjadi bekal petugas untuk menangkapnya.

"Saat dilakukan interogasi, pelaku sudah empat belas kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor, yang kemudian dijual kepada seorang penadah di Madura seharga Rp 2 juta per unitnya," kata Kompol Agus Ariyanto.

Sementara itu dihadapan polisi, Faisol mengaku hanya berbekal kunci T modifikasi untuk melakukan pencurian. Ia juga mengaku hasil dari penduriannya ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, Faisol bakal dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. (yos)






Berita Terkait

Malang Raya
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Diba...selanjutnya
26-10-2020 | 02:10 wib

Malang Raya
Anak Punk Numpang Tidur di Rumah Teman Berujung Gondol Motor...selanjutnya
25-10-2020 | 23:20 wib

Peristiwa
Maling Motor Sasar Swalayan Terekam CCTV
21-10-2020 | 23:26 wib

Metropolis
Pelaku Curanmor Spesialis Satria Diringkus Polisi
16-10-2020 | 00:27 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062