Klaster Ponpes Meningkat, Gubernur Jatim Minta Perketat Protokol Kesehatan
Harga Jual Ketela Anjlok, Petani Olah Jadi Gaplek
Pengembangan Telaga Wahyu Terkendala Lahan
Kampaye Terbuka Akan Bisa Menimbulkan Klaster Baru
Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah



Metropolis
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Selasa, 04-08-2020 | 14:45 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Dari hasil penyidikan lanjutan, pelaku diketahui sudah beraksi di empat belas TKP, di daerah Semampir, Simokerto dan Pabean Cantikan. Foto: Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com  Unit Reskrim Polsek Semampir berhasil membekuk satu dari dua pelaku pelaku pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang biasa beraksi di kawasan Surabaya Utara.
Adalah Muhammad Faisol (31) warga Bulak Rukem Surabaya, yang akhirnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Semampir, lantaran melakukan serangkaian aksi pencurian kendaraan bermotor di 14 TKP di kawasan Semampir, Simokerto dan Pabean Cantikan.

Saat beraksi, ia tak bekerja sendiri, ia bersama satu kawannya berinisial GO yang berperan sebagai joki, sedangkan Faisol berperan sebagai pemetik, atau eksekutor pencurian. Sayangnya, GO belum berhasil ditangkap petugas, dan hingga kini masih dalam pengejaran.

Menurut Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto, penangkapan Faisol berawal dari aksi pencuriannya yang gagal di kawasan Sukodono Surabaya. Wajah Faisol yang saat itu terekam cctv menjadi bekal petugas untuk menangkapnya.

"Saat dilakukan interogasi, pelaku sudah empat belas kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor, yang kemudian dijual kepada seorang penadah di Madura seharga Rp 2 juta per unitnya," kata Kompol Agus Ariyanto.

Sementara itu dihadapan polisi, Faisol mengaku hanya berbekal kunci T modifikasi untuk melakukan pencurian. Ia juga mengaku hasil dari penduriannya ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, Faisol bakal dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. (yos)






Berita Terkait

Peristiwa
Pasutri Kompak Lakukan Curanmor Hingga 22 TKP
08-09-2020 | 17:49 wib

Peristiwa
Sepi Penumpang Musim Pandemi, Sopir Angkot Nyuri Sepeda Moto...selanjutnya
03-09-2020 | 20:15 wib

Peristiwa
Spesialis Pencuri Motor Minimarket Terekam CCTV
29-08-2020 | 08:50 wib

Peristiwa
Tertangkap Warga, Pelaku Curanmor Babak Belur Dihakimi Mass...selanjutnya
08-08-2020 | 18:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062