Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab



Covid-19
Ibu Anak Pemilik Rumah Makan Rawon Nguling Meninggal Dunia Positif Virus Corona, 20 Karyawan Di-Swab
Selasa, 04-08-2020 | 19:35 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Ibu dan anak, almarhumah Hj NW dan H. RJ, pemilik rumah makan rawon Nguling, yang berada di jalur pantura, Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menjadi korban keganasan virus corona.
Probolinggo pojokpitu.com  Pandemi virus corona benar-benar menjadi teror semua orang. Di Kabupaten Probolinggo, ibu dan anak pemilik rumah makan rawon Nguling meninggal dunia terpapar virus corona. Selain menyebabkan dua pasien meninggal dunia, 6 anggota keluarga positif covid 19. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 setempat telah melakukan tracing kepada 20 karyawan yang sudah dilakukan swab. Hingga saat ini semuanya dikarantina di rumah sehat yang disediakan pemerintah setempat.
Ibu dan anak, almarhumah Hj NW dan H. RJ, pemilik rumah makan rawon Nguling, yang berada di jalur pantura, Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menjadi korban keganasan virus corona.
 
Sang ibu meninggal terlebih dulu pada tanggal 2 Agustus, sehari kemudian, tepatnya tanggal 3 Agustus, menyusul sang anak keduanya meninggal dunia.
 
Ibu dan anak ini terkonfimasi positif virus corona, hasil dari swab yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coivd 19 Kabupaten Probolinggo.
 
Tidak hanya ibu dan akan menjadi korban, 6 anggota keluarga lainnya juga terpapar virus ini. Semua yang terkonfimasi mendapat pengawasan serius dari Tim Satgas Covid 19.
 
Pada Selasa siang, rumah makan yang pernah dikunjungi presiden ke 4, Almarhum Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono ini tutup selama beberapa hari ke depan.
 
Menurut Dokter Anang Boedi Yulianto, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Probolinggo, pasien Hj. NW memiliki penyakit bawaan, yakni komplikasi, begitu juga dengan anaknya.
 
Satgas covid 19 setempat telah melakukan tracing kepada 20 karyawan. Usai diswab mereka dikarantina di rumah sehat yang disediakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
 
Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo hingga tanggal 3 Agustus 2020, jumlah orang terpapar covid 19 mencapai 242 orang, 204 orang sembuh dan 9 orang meninggal dunia.(end)


Berita Terkait

Covid-19
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Raw...selanjutnya
05-08-2020 | 10:56 wib

Covid-19
Ibu Anak Pemilik Rumah Makan Rawon Nguling Meninggal Dunia P...selanjutnya
04-08-2020 | 19:35 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062