Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
Pembelajaran Tatap Muka, Dindik Cek Kesiapan Sekolah
Paslon 2 Machfud-Mujiaman Siapkan 12 Ribu Saksi Tangguh Maju
Pemerintah Jatim Terus Mengelar Sinergi Forkopimda Untuk Ciptakan Pilkada Aman Damai
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Dua Rumah dan Satu Gudang Penyimpanan Solar Ludes Terbakar
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan



Metropolis
Sandang Status Zona Merah, Warga Wonocolo Buat Kampung Lalu Lintas Steril Covid-19
Selasa, 04-08-2020 | 20:05 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Berawal dari banyaknya warga yang terpapar covid-19, hingga meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maka warga Wonocolo RT 3 RW 5, membuat kampung lalu lintas steril covid-19. Foto: Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com   Setelah banyak yang terpapar virus corona, warga Wonocolo RT 3 RW 5akhirnya membuat kampung lalu lintas steril covid-19. Dengan status zona merah itu, warga Wonocolo Kelurahan Jemurwonosari, ini berinovasi membuat kampung yang terbebas dari covid-19 dengan membuat rambu-rambu protokol kesehatan di gang masuk kampung.
Dwi Anggara Widyasukma, lurah Jemurwonosari, menjelaskan, gagasan kampung steril covid-19 ini bertema lalu lintas protokol kesehatan. Rambu-rambu protokol kesehatan pandemi covid-19 dan trafik light, akhirnya dibuat di depan gang menuju kampung.

"Rambu yang dibuat diantaranya, wajib masker, jaga jarak minimal satu setengah lima meter, dan tetap patuh protokol covid-19," terangnya.
 
Selain memasang kran cuci tangan, di gang kampung juga terpasang penyemprot disinfektan dan ditambah pemeriksaan secara mandiri oleh piket jaga yang dilakukan warga.
 
Untuk mencegah penyebaran covid-19, dibentuk tim gugur tugas  yang bertugas menegur dan mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol covid-19.

"Jika ada warga yang melanggar protokol covid, pihak jaga langsung menegur. Sedangkan warga diluar kampung, akan dilarang masuk ke kampung sebelum mematuhi protokol kesehatan,"kata Ahmad Ali, penggagas kampung lalin steril covid-19.

Di kampung lalu lintas steril covid ini juga akan diberikan area edukai seputar informasi lalu lintas covid secara update. Semua update informasi tentang covid segera dipampang di area edukasi, dengan harapan agar warga mengetahui perkembangan seputar covid dan bahayanya. (yos)
 



Berita Terkait

Metropolis
Pemkot Surabaya Berikan Bantuan untuk Kampung Tangguh
03-10-2020 | 18:10 wib

Rehat
Pendidikan Tertib Lalin Melalui Kampung Tangguh Semeru
19-09-2020 | 00:05 wib

Peristiwa
Kampung Tangguh, Solusi Warga Atasi Corona
07-08-2020 | 19:20 wib

Metropolis
Sandang Status Zona Merah, Warga Wonocolo Buat Kampung Lalu ...selanjutnya
04-08-2020 | 20:05 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062