Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
Pembelajaran Tatap Muka, Dindik Cek Kesiapan Sekolah
Paslon 2 Machfud-Mujiaman Siapkan 12 Ribu Saksi Tangguh Maju
Pemerintah Jatim Terus Mengelar Sinergi Forkopimda Untuk Ciptakan Pilkada Aman Damai
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Dua Rumah dan Satu Gudang Penyimpanan Solar Ludes Terbakar
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan



Sepak Bola
Kapan David da Silva, Aryn Williams, dan Mahmoud Eid ke Surabaya?
Minggu, 16-08-2020 | 04:07 wib
Reporter :
Surabaya pojokpitu.com   David da Silva, Aryn Williams, dan Mahmoud Eid meninggalkan Surabaya sejak April lalu. Lalu, kapan mereka kembali ke Kota Pahlawan?
Manajemen Persebaya belum bisa memberi kepastian. "Kan Persebaya masih menunggu panduan protokol kesehatan," ujar Ram Surahman, sekretaris Persebaya, kepada Jawa Pos.

Manajemen bakal langsung memberi kepastian setelah menerima panduan protokol kesehatan. Artinya, pemain asing sangat mungkin kembali pada September nanti. Sebab, pihak federasi membahas protokol kesehatan dalam medical workshop bulan depan.

Pelatih Persebaya Aji Santoso sepakat dengan manajemen. Dia juga menyerahkan urusan soal pemain asing kepada petinggi klub. "Saya akan berkomunikasi dengan manajemen untuk membahas semuanya," jelas pelatih 50 tahun tersebut.

Komunikasi itu dijalin untuk memastikan waktu dimulainya lagi latihan. Serta kemungkinan pemain asing sudah bergabung dalam latihan perdana.
Sejatinya cukup mudah kembali ke Indonesia. Warga negara asing (WNA) yang mengantongi kitas bisa masuk ke Indonesia. Nah, Da Silva, Aryn, maupun Mahmoud memiliki kitas sebagai syarat kembali ke Surabaya.

Masalahnya, izin dari negara sang pemain untuk bepergian ke luar negeri. Terutama Indonesia yang masih darurat Covid-19.

Antonio Teles, agen Da Silva, belum tahu kapan pemainnya kembali ke Surabaya. Sampai saat ini, Da Silva berada di Brasil. "Kami lagi menunggu kepastian soal liga," tutur Teles saat dihubungi Jawa Pos.

Padahal, Da Silva sudah sangat ngebet ingin kembali bermain. Dia butuh pemasukan untuk terus menghidupi keluarganya.

Hal serupa diungkapkan Mahmoud. Dia juga belum tahu kapan kembali ke Surabaya. "Saya menunggu kabar dari manajemen," ucap pemain berpaspor Palestina tersebut.

Namun, jika memang harus kembali ke Surabaya, Mahmoud sama sekali tidak khawatir. "Karena tidak ada larangan terbang ke luar negeri di Swedia, saya bisa kembali kapan saja," kata pemain 27 tahun tersebut. (Jawapos/yos)


Berita Terkait

Sepak Bola
Liga Ditunda, Empat Pemain Positif Covid-19, Tetap Latihan N...selanjutnya
03-10-2020 | 10:00 wib

Sepak Bola
Enam Positif Korona, Manajemen Minta Skuad Persebaya di Teta...selanjutnya
03-10-2020 | 03:05 wib

Sepak Bola
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
29-09-2020 | 11:10 wib

Sepak Bola
Persebaya Masih Bingung Cari Tempat Berlabuh
28-09-2020 | 13:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062