KPU Ngawi Mulai Distribusi Logistik Pemungutan Suara ke PPK
Liga Tak Pasti, Kapten Arema FC Rambah Bisnis Kuliner
Rapid Test Personil Polres Malang Amankan TPS, 16 Personil Reaktif
Polisi Tangkap Penyalahgunaan Narkoba
242 Penyelenggara Pemilu Reaktif dan Pilih Jalani Isolasi Mandiri



Pantura
Temukan Dugaan Penyimpangan BPNT, Mahasiswa Demo Dinsos
Selasa, 25-08-2020 | 14:30 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali menggelar aksi di depan kantor dinas sosial Kabupaten Tuban. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com  Puluhan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan longmatch, sebelum berunjukrasa di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tuban, Selasa (25/8) siang. Sambil membentangkan spanduk dan poster berisi kritikan, mahasiswa melakukan orasi secara bergantian.
Dalam orasinya, mereka mengkritik pola penyaluran bantuan pangan non tunai atau bpnt, untuk warga miskin di Kabupaten Tuban. Selain dinilai tidak tepat sasaran, kualitas bahan pangan yang diberikan kepada penerima diketahui juga tidak layak konsumsi.
Selain itu, mahasiswa juga meminta agar dinsos mengembalikan program bpnt sesuai pedoman umum dan menindak tegas kapitalisasi serta monopoli BPNT secara hukum.
 
Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah temuan mahasiswa di lapangan. Yang mana, keluarga penerima manfaat BPNT yang menerima kartu keluarga sejahtera, tetapi saldonya kosong. Temuan tersebut dicurahkan para mahasiswa dalam aksi teatrikal di depan kantor dinsos setempat.

"Berdasarkan temuan ini, kami menuntut dinas sosial bertindak tegas agar bantuan untuk warga miskin ini tepat sasaran. Jika dalam waktu satu bulan Plt Kepala Dinsos Tuban tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini, maka harus bersedia dicopot jabatannya," jelas Ahmad Kurniawan, korlap aksi.

Setelah mendengarkan orasi dan tuntutan mahasiswa, Plt Kepala Dinas Sosial Tuban, Joko Sarwono, akhirnya memberikan tanggapan ditengah-tengah masiswa. Ia menjelaskan bahwa pada akhir bulan ini, pihak Dinsos Tuban akan mendapatkan data dari kementerian sosial by name by address, warga yang penerima bantuan. "Data tersebut, nantinya data akan diumumkan di tiap-tiap desa," terangnya.

Selanjutnya, keluarga penerima manfaat juga akan diberikan kebebasan dengan melakukan pra order, di E Warung dan agen yang menjadi penyalur kebutuhan KPM.

Setelah mendapatkan jawaban dari pihak dinsos, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. (yos)




Berita Terkait

Peristiwa
Aksi Mahasiswa Protes Kelangkaan Pupuk Subsidi
12-11-2020 | 14:03 wib

Malang Raya
Tolak Pembangunan Jurasic Park, Mahasiswa Timur Gelar Demo
04-11-2020 | 14:25 wib

Peristiwa
Menolak Lupa Kasus Pemerkosaan, Kopri PMII Berikan Catatan M...selanjutnya
08-10-2020 | 14:00 wib

Peristiwa
Pelaku Pemerkosaan Anak Tak Kunjung Ditangkap Mahasiswa Laku...selanjutnya
24-09-2020 | 17:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062