Wisata Edukasi Kayu Putih Manyung
Libur Panjang, Kampung Cokelat Terapkan Protokol Kesehatan yang Ketat
Polisi Ciptakan Laporan Kehilangan Via Aplikasi, Cegah Penyebaran Covid19



Covid-19
Kesadaran Warga Masih Rendah, Angka Covid di Beberapa Kecamatan Masih Tinggi
Selasa, 25-08-2020 | 18:55 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Di beberapa wilayah sudah memberikan hukuman sosial hingga denda, dan Kabupaten Malang masih menunggu Perbup tentang adanya denda atas pelanggaran protokol kesehatan untuk membuat jera pelanggar.
Malang pojokpitu.com  Angka positif covid 19 di wilayah Kabupaten Malang tergolong masuk enam besar di Jawa Timur. Meskipun dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk patuhi protokol kesehatan di luar rumah masih rendah. Seperti yang terjadi di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, yang angka positif covid 19 masih tergolong tinggi, dengan masih mengabaikan protokol kesehatan saat di luar rumah.
Muspida yang turun ke tingkat Muspika selama ini sudah total dalam memberikan himbauan maupun pencegahan terkait penyebaran virus covid 19 di wilayah Kabupaten Malang, namun angka pertambahan pasien positif masih tinggi.

Hal itu tidak dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat dan masih tidak menghiraukan protokol kesehatan saat berada di luar rumah dengan tanpa memakai masker maupun jaga jarak yang membuat pertambahan terus.

Hingga Presiden mengeluarkan Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan juga masih ditemukan masyarakat tidak bermasker saat berada diluar rumah.

Bahkan, beberapa wilayah sudah memberikan hukuman sosial hingga denda, dan Kabupaten Malang masih menunggu Perbup tentang adanya denda atas pelanggaran protokol kesehatan untuk membuat jera pelanggar.

Salah satunya Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang yang terus mengalami penambahan pasien positif, yang hingga info terakhir sekitar covid 19, dengan beberapa sudah sembuh dan seorang meninggal, yang juga akibat penyakit yang dibawa sebelumnya.

Hal itu dijelaskan Sekretaris Kecamatan Wagir, Bambang H di hadapan awak media, yang menyatakan bahwa saat ini beberapa desa di Kecamatan Wagir sudah ada pasien positif semua.

"Sedikitnya data terakhir sebanyak 19 positif, dengan beberapa sudah sembuh dan seorang meninggal, dan memang masyarakat masih tidak sadar akan pentingnya memakai masker saat di luar maupun jaga jarak, yang membuat Muspika tidak bisa berbuat macam-macam," tuturnya.

Kini, pihak kecamatan hanya menunggu Perbup yang menyatakan akan adanya hukuman sosial dan denda kepada pelanggar, lantaran jika tidak adanya Perbup, maka pihak Muspika tidak akan berani bertindak diluar batas.

Masyarakat juga diminta harus sadar akan adanya virus corona yang akan membuat mereka susah dan tidak bisa beraktifitas seperti biasanya, yang harus mematuhi protokol kesehatan guna ikut mencegah penyebarannya.(end)





Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062