Shaheer Sheikh Menikahi Ruchikaa Kapoor, Ayu Ting Ting Berkomentar Begini
Raih AMI Awards 2020, Once Mekel Doakan Musisi Indonesia Tetap Tegar
Honda E Jadi Mobil Jepang Pertama Dianugerahi Gelar German Car of The Year 2021
Kabar Terbaru Dari Legenda Tinju Mike Tyson, Seru!



Politik
Pemkab Bojonegoro Berikan Pembebasan Sanksi Denda Pajak Daerah
Jum'at, 04-09-2020 | 14:00 wib
Reporter : Samsul Alim
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bebaskan sanksi denda atau penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. Foto: Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com  Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro bebaskan sanksi denda atau penghapusan denda keterlambatan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Pembebasan sanksi denda pajak daerah tersebut diberikan dalam rangka hari jadi Kabupaten Bojonegoro ke 343 tahun 2020, yang dituangkan dalam keputusan Bupati Bojonegoro nomor 188/469/kep/412.013/2020. Tertanggal 1 September 2020, tentang penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, M Ibnu Soeyoeti, menjelaskan bahwa, program penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

"Juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, serta dalam rangka hari jadi Kabupaten Bojonegoro ke 343 tahun 2020," terangnya.
I
bnu menambahkan, penghapusan denda keterlambatan pembayaran PBB-P2 diberikan dalam bentuk penghapusan sanksi administrasi berupa denda keterlambatan pembayaran PBB-P2 mulai tahun 2013 hingga tahun 2020, dengan jumlah tunggakan dari tahun 2013 hingga 2019 mencapai 8.5 miliar rupiah

"Selain dalam rangka hari jadi Kabupaten Bojonegoro ke 343 tahun 2020, penghapusan denda pajak tersebut juga sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Bojonegoro akibat pandemi covid-19, dan untuk meningkatkan sesadaran masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak bumi dan bangunan," jelas M Ibnu Soeyoeti, Kepala Bapenda Kabupaten Bojonegoro.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro, Pembayaran di Kabupaten Bojonegoro hingga masa jatuh tempo pembayaran PBBP2 tanggal 31 Agustus 2020, mencapai 31.1 miliar rupiah, atau mencapai 75.70 persen dari total pagu atau target sebesar sebesar 41.3 miliar rupiah, sementara kekurangannya masih sebesar 10 miliar rupiah atau sebesar 24.30 persen. (yos)


Berita Terkait

Politik
Pemkab Bojonegoro Berikan Pembebasan Sanksi Denda Pajak Daer...selanjutnya
04-09-2020 | 14:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062