Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan



Tapal Kuda Dan Madura
Waspada Angin Kencang di Gunung Bromo, Pengunjung Wajib Pakai Masker
Kamis, 10-09-2020 | 22:05 wib
Reporter : Farid Fahlevi
angin kencang ini membuat material debu vulkanik Gunung Bromo berterbangan terbawa angin. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com   Dua pekan dibuka wisata alam Gunung Bromo, di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, ramai dikunjungi wisatawan. Pada musim kemarau ini angin kencang melanda lautan pasir. akibatnya debu dan pasir berterbangan. Petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, menghimbau pengunjung memakai masker dan kacamata.
Sejak musim kemarau, angin kencang sering melanda kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Yang terjadi debu bercampur material vulkanik berterbangan.
 
Jika pada dini hari hingga pagi hari pengunjung disuguhkan suhu sangat dingin, menginjak siang hari angin kencang melanda kawasan bromo tengger semeru ini.
 
Akibatnya, angin kencang ini membuat material debu vulkanik Gunung Bromo berterbangan terbawa angin, khususnya di sekitar area kaldera bromo yang memiliki luas kurang lebih 6290 hektar.
 
Meski terjadi angin kencang namun fenomena tahunan ini, tidak menganggu aktifitas wisatawan lokal maupun asing, yang turun menikmati indahnya lautan pasir.
 
Pada masa pendemi ini, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker saat berada di kawasan Gunung Bromo.
 
Susi, salah satu pengunjung wisata gunung bromo, asal Surabaya, angin terlalu kencang hingga banyak debu dan pasir berterbangan di lautan pasir, seperti badai pasir. jadi dilautan pasir hanya sesaat saja.
 
Wisatawan wajib mematuhi himbauan taman nasional bromo tengger semeru dan pusat vulkanogi mitigasi bencana geologi bromo, radius aman 1 kilometer tidak diperbolehkan naik ke kawah bromo,
 
Sementara itu, Subur Hari Handoyo, Kepala Resort Lautan Pasir Gunung Bromo, mengatakan, diharapkan bagi pengunjung di musim kemarau angin kencang terjadi saat ini, pengunjung wajib memakai masker dan kacamata.

"Apalagi pada masa pendemi virus corona ini, bagi pengunjung tidak mematuhi protokol kesehatan bakal dipulangkan," terangnya.
 
Selain itu, petugas lautan pasir gunung bromo dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selaku pengelola wisata Gunung Bromo, musim kemarau ini dilarang membuang putung rokok atau menyalakan api di padang savana, bisa menyebabkan terjadinya kebakaran. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
Waspada Angin Kencang di Gunung Bromo, Pengunjung Wajib Paka...selanjutnya
10-09-2020 | 22:05 wib

Mlaku - Mlaku
Setelah 6 Bulan Tutup, Akhirnya Gunung Bromo Kembali Suguhka...selanjutnya
29-08-2020 | 07:25 wib

Mlaku - Mlaku
Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Wisata Gunung Bromo Kembal...selanjutnya
26-08-2020 | 20:12 wib

Peristiwa
Wisata Alam Gunung Bromo Mati Suri, Pelaku Wisata Berharap B...selanjutnya
28-06-2020 | 01:20 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062