Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Mlaku - Mlaku
Sensasi Menikmati Kopi Sambil Berkeliling Kota Pacitan
Minggu, 13-09-2020 | 05:05 wib
Reporter : Edwin Adji
menikmati kopi panas khas Pacitan,sambil berjalan-jalan berkeliling kota menjadi kombinasi yang ditawarkan oleh Wiwid Pujianingum saat meluncurkan usahanya coffee on the bus. Foto: Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com   Menikmati segelas kopi di malam hari mungkin sudah biasa, namun bagaimana rasanya menikmati kopi sambil berkeliling kota. Ide tersebut di cetuskan oleh Wiwid, seorang pengusaha bus pariwisata di Kabupaten Pacitan.
Dampak matinya sektor pariwisata dan sejumlah  kedai kopi akibat pandemi, membuat dirinya mengkombinasikan dalam sebuah coffee on the bus.

Sebuah bus pariwisata miliknya di sulap menjadi kedai mini yang menyediakan beragam kopi khas kota berjuluk 1001 goa, yang di seduh saat bus melaju. 50 tempat duduk bus dimodifikasi menjadi 28 tempat duduk dengan menambah meja kayu, tempat menyajikan kopi dan kudapan.

"Saya berharap, dengan kombinasi yang di tawarkan tersebut dapat mempromosikan  sektor pariwisata dan usaha kedai kopi di Kabupaten Pacitan," jelas pengusaha bus pariwisata tersebut.

Selain itu, bus tersebut juga menyediakan beragam kopi khas nusantara. Kopi diseduh langsung dengan metode manual brewing tanpa menggunakan mesin. Cukup membayar 50 ribu rupiah, pengunjung sudah mendapatkan fasilitas berupa kopi,kudapan,dan tiket wisata di Kabupaten Pacitan.

Kedai ini beroprasi tiga kali sehari dengan 4 trip sehari, sejak dibuka pada 04 September 2020 lalu, antusias wisatawan terbilang sangat tinggi. Baik untuk pecinta kopi,maupun yang tidak menyukai kopi. (yos)



Berita Terkait

Mlaku - Mlaku
Sensasi Menikmati Kopi Sambil Berkeliling Kota Pacitan
13-09-2020 | 05:05 wib

Mlaku - Mlaku
Naik Bus Cafe di Bojonegoro, Pelanggan Bisa Ngopi Sambil Jal...selanjutnya
06-09-2020 | 02:09 wib

Icip - Icip
Akibat Pandemi Covid 19, Bus Wisata Disulap Jadi Warung Keli...selanjutnya
17-07-2020 | 05:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062