Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 150 Juta Dimusnahkan
Lima Tersangka Pengeroyokan Ditangkap, Dua di Antaranya Masih di Bawah Umur
Dokter Pamekasan Meninggal Dunia Setelah Terpapar Covid-19



Malang Raya
Operasi Yustisi Perdana Protokol Kesehatan, Puluhan Pedagang Pasar Kepanjen Disidang di Tempat
Selasa, 15-09-2020 | 00:10 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Seperti inilah operasi gabungan TNI-Polri dan Satpol PP yang dilakukan di Pasar Tradisional Kepanjen. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com   Operasi yustisi perdana setelah gubernur mengeluarkan peraturan gubernur nomor 20 tahun 2020, petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP Kabupaten Malang, mengamankan puluhan masyarakat yang tidak memakai masker dan menjaga jarak.
Hal itu dilakukan di Pasar Tradisional Kepanjen serta pengendara yang melintas didepan pasar, dan langsung dilakukan sidang ditempat dengan menerapkan tindak pidana ringan diawal operasi tersebut.

Disamping memberikan himbauan kepada para pedagang dipasar kepanjen, pengendara motor yang melintas didepan pasar kepanjen juga diberhentikan bagi mereka yang tidak memakai masker.

Bahkan, tenda sidang ditempat dengan hakim dari PN Kepanjen juga sudah disiapkan untuk menyidang pelanggar protokol kesehatan, dan masih diberikan keringanan untuk awal operasi yustisi kali ini yang hanya mengenakan tipiring.

Forkopimda Kabupaten Malang juga langsung melakukan pengecekan operasi yustisi perdana tersebut, yang juga memberikan himbauan sebelum membagikan masker untuk para pelanggar.

Pihak hakim PN Kepanjen juga memberikan pengarahan kepada para pelanggar dengan sudah dikeluarkannya perda dan pergub, yang akan menindak pelanggar tidak memakai masker dan jaga jarak dengan denda maksimal Rp 500 ribu.

Menurut Wasatgas Covid 19 Kabupaten Malang, AKBP Hendri Umar, menjelaskan, bahwa tim gabungan melakukan operasi yustisi dan mencakup puluhan masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan diarea Pasar Kepanjen.

"Pada awal operasi masih diberikan keringanan dan himbauan dan hanya dikenakan tipiring, sedangkan selanjutnya akan dikenakan denda Rp 500 ribu bagi pelanggar sesuai perda nomor 2 tahun 2020, dan juga pergub nomor 20 tahun 2020 dan akan melakukan setiap hari diseluruh kecamatan yang ada dengan sidang ditempat langsun," jelas AKBP Hendri Umar.

Diharapkan masyarakat mematuhi peraturan protokol kesehatan agar terhindar dari perda maupun pergub, serta penyebaran covid 19 diwilayah Kabupaten Malang bisa diminimalisir semaksimal mungkin. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
27-09-2020 | 10:00 wib

Peristiwa
Razia Protokol Kesehatan,Tak Pakai Masker 120 Warga Dibawa k...selanjutnya
27-09-2020 | 07:30 wib

Peristiwa
Tidak Pakai Masker di Jalan Raya, 14 Orang Ikuti Sidang di T...selanjutnya
22-09-2020 | 19:10 wib

Malang Raya
Pengenaan Denda Perdana Banyak Warga Kaget dan Tidak Siap Ua...selanjutnya
22-09-2020 | 03:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062