Raih AMI Awards 2020, Once Mekel Doakan Musisi Indonesia Tetap Tegar
Honda E Jadi Mobil Jepang Pertama Dianugerahi Gelar German Car of The Year 2021
Kabar Terbaru Dari Legenda Tinju Mike Tyson, Seru!



Mataraman
Dua Minggu Lebih Tes DNA Bayi Tak Terpublikasi
Selasa, 15-09-2020 | 13:38 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Pakar hukum pidana dari Universitas Diponegoro Semarang, Wahyu Prio Djatmiko. Foto: Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com   Belum terpublikasinya hasil tes DNA bayi yang diduga tertukar di RSUD Nganjuk itu dikritisi oleh pakar hukum pidana dari Universitas Diponegoro Semarang, Wahyu Prio Djatmiko.
"RSUD sebagai aset publik seharusnya bisa mempublikasikan hasil tes DNA bayi guna menjawab keresahan warga," jelasnya.

Sebab pihaknya meyakini tes DNA itu sudah keluar, ia juga menyoroti soal tes DNA yang seharusnya di lakukan oleh aparat hukum bukan dari tunjukan dari RSUD Nganjuk.

"Saya yakin bahwa hasil tes DNA untuk mengetahui identik tidaknya bayi yang diduga tertkar di RSUD Nganjuk pada dua minggu lalu," kata Wahyu Prio Djatmiko.

Seharusnya, hasil DNA itu bisa di publikasikan guna menjawab keresahan masyrakat. Bila tes DNA itu sudah keluar seharusnya pihak terkait juga memberikan tembusan hasilnya ke para pihak yaitu pihak RSUD Nganjuk dan pihak korban sendiri.

Pria yang juga sebagai pengacara ini mengaku, seharusnya proses tes DNA itu dilakukan atas penunjukan dari pengak hukum baik polisi atau pengadilan. "Sehingga hasil tes DNA itu sesuai dengan faktanya dan tidak ada unsur rekayasa," jelasnya.

Sementara Marhen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk, dalam pesan singkatnya di whatsapp mengaku, bahwa tes DNA itu belum bisa di publikasikan sekarang, namun akan diungkap pada fakta persidangan yang akan di gelar pada 17 September ini.

Sebelumnya, Fery Sujarwo tak terima atas bayinya yang baru lahir sudah ditentukan oleh pihak dokter berjenis kelamin perempuan, namun saat dibawa pulang ternyata berjenis kelamin laki laki. Bahkan bayi dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Sementara pihak rumah sakit mengakui atas kesalahan administrasi, dan tidak ada bayi yang tertukar. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
25-09-2020 | 01:06 wib

Peristiwa
Dinilai Sama Sama Bersalah, Kasus Bayi Ahirnya Damai
23-09-2020 | 18:00 wib

Peristiwa
Sidang Perdana Kasus Bayi, Hasil Tes DNA Identik
17-09-2020 | 17:18 wib

Peristiwa
Dua Minggu Lebih Tes DNA Bayi Tak Terpublikasi
15-09-2020 | 13:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062