Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap
Ratusan Warga Berdesakan Saat Mendaftar BLT UMKM
Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Peringatan Hari Santri Nusantara, Upacara Sederhana
Kapolres Hingga 2 Paslon Bupati Ponorogo Takziah ke Rumah Duka
Truk Trailer Menabrak Dum Truk dan Warung, Pemilik Warung Tewas
Pimpinan Ponpes Gontor, Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi Tutup Usia
Warga Oro Oro Ombo Digemparkan Penemuan Bayi Laki-Laki
Pemerintah Jatim Membantu Subsidi Asuransi Petani di Jatim Melalui PAPBD
Diduga Terjatuh Hindari Pohon Tumbang, Pemotor Tewas
Serang Polisi, Pria asal Bali Ditembak Mati
Musim Penghujan, Harga Cabai dan Bawang Merah Naik
Dibuka Saat Pandemi, Jumlah Kunjungan Pusat Informasi Megalitikum Menurun
Peringati Hari Santri Nasional , PCNU Gelar Simaan Alquran Serentak
Soal HGU PT Perkebunan Kandangan, Disperta Konfirmasi Dinas Perkebunan Provinsi Jatim



Metropolis
Sempat Membludak, Hari Ini Labkesda Hanya Memberi Kuota 200 Orang
Kamis, 17-09-2020 | 16:04 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Dinas Kesehatan Kota Surabaya, hari akhirnya membatasi kuota hanya 200 orang, bagi warga yang ingin ikut tes swab di Labkesda Gayungsari Surabaya. Foto : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com  Sempat membludak pasca diresmikan dua hari lalu oleh Walikota Surabaya. Hari ini Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Gayungsari Surabaya, hanya membatasi 200 orang. Akibat pembatasan kuota ini, banyak warga Surabaya terpaksa balik kucing.
Dinas Kesehatan Kota Surabaya, hari akhirnya membatasi kuota hanya 200 orang, bagi warga yang ingin ikut tes swab di Labkesda Gayungsari Surabaya. Dinkes terpaksa membatasi kehadiran warga, karena pada dua hari kemarin pasca diresmikan Walikota Surabaya, membludak didatangi masyarkat.

Akibat pembatasan kuota tersebut, banyak warga Surabaya yang datang, terpaksa balik kucing. Meski sempat kecewa karena harus pulang, karena harus membawa rekomendasi atau rujukan dari puskesmas tempat mereka tinggal. Rencananya, warga yang pulang, mengaku akan kembali lagi datang pada esok hari.

Untuk menghindari membludaknya warga yang datang di Labkesda, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febria Rachmanita, mengaku pihaknya sengaja membatasi 200 orang. "Dinkes akan mengeluarkan surat edaran kepada seluruh puskesmas, dengan tujuan warga yang datang bisa tertib dan terkontrol," tutur Dr. Febria rahmanita.

Labkesda sendiri memang digratiskan bagi warga Surabaya, terutama warga Surabaya sepulang dari bepergian keluar kota. Namun untuk warga luar kota bisa cek kesehatan atau tes swab dengan biaya Rp 125 ribu, serta membawa persyaratan yang telah ditentukan.(end)




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062