4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes
Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap



Tempo Doeloe
Warga Temukan Tumpukan Batu Bata Mirip Benteng Jaman Dahulu
Sabtu, 19-09-2020 | 12:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com   Warga di Nganjuk menemukan tumpukan batu bata kuno di pekarangan rumah warga. Saat awal digali bangunan mirip dinding talud, namun saat digali lebih dalam ternyata mirip bangunan benteng jaman kuno. Hingga kini dari pihak Dinas Pubakala Nganjuk masih terus melakukan penggalian.
Adalah Buhani seorang warga Desa Kelurahan Kecamatan Ngeronggot Nganjuk menemukan tumpukan batu bata kuno di pekarangan rumah milik naim warga desa setempat. Dari temuan itu dilaporkan ke perangkat desa setempat hingga ke Dinas Parporabud Nganjuk.

Awalnya tumpukan bata itu disangka dinding talud, namun setelah dilakukan ekskavasi ternyata berupa bangunan bagian dari sebuah benteng pada jaman majapahit.

Sayang sekali kondisi bangunan terputus dan belum berhasil dibuka seluruhnya oleh Dinas Parporabud Nganjuk, rencananya akan dilaporkan ke BPCB Jawa Timur untuk ditindaklanjuti.


Menurut Amin Fuadi, Kasi Museum Sejarah dan kepurbakalaan Dinas Parporabud Kabupaten Nganjuk, dinding benteng atau jagang baluwarti ini diperkirakan menyambung dengan bangunan benteng yang pernah ditemukan lebih dulu di area persawahan desa setempat. "Jaraknya dari jagang baluwarti ini sekitar satu kilometer meter arah selatan," tuturnya.

Diperkirakandi tengah jagang baluwarti ada sebuah istana kotaraja era sebelum majapahit, hal ini melihat dari hasil penemuan benda benda kuno yang jumlahnya sangat banyak dan merata.

Hingga kini pihak dinas parporabud nganjuk masih terus melakukan eksavasi benteng tersebut dengan alat berat. (yos)




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062