Raih AMI Awards 2020, Once Mekel Doakan Musisi Indonesia Tetap Tegar
Honda E Jadi Mobil Jepang Pertama Dianugerahi Gelar German Car of The Year 2021
Kabar Terbaru Dari Legenda Tinju Mike Tyson, Seru!



Mataraman
Dinilai Sama Sama Bersalah, Kasus Bayi Ahirnya Damai
Rabu, 23-09-2020 | 18:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Sidang pedata dengan agenda mediasi dari penggugat dan tergugat kasus salah atministrasi identitas bayi di RSUD Nganjuk, kembali digear di Kantor Pengadilan Negeri Nganjuk. Foto: Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Sidang perdata lanjutan tahap kedua kasus kesalahan administrasi RSUD Nganjuk, dengan penggugat Feri Sujarwo, warga Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, melawan pemkab nganjuk dalam hal ini RSUD Nganjuk, kembali digear.
Sidang damai di ruang mediasi khusus Pengadilan Negeri Nganjuk, dipimpin oleh hakim mediasi Pronggo Joyonegoro, berlangsung tertutup. Mediasi sempat diskorsing selama 1 jam sebelum ahirnya kedua belah pihak bersepekat damai.

Menurut Prayogo Laksono, kuasa mhukum dari penggugat membenarkan dalam sidang kedua ini, keduanya suduah bersepakat damai dan para tergugat dipastikan bersedia memberikan ganti rugi ke penggugat. Namun ia tak menyebutkan jumlah pengganti keruaigain yang diberikan oleh para tergugat yaitu bidan Tia Restina Wardani dan Teguh Prarnoto, Direktur RSUD Nganjuk.

Ia juga tak berkomentar soal tuntutan ganti immateril sebesar Rp 5 miliar itu disetujui apa tidak oleh pihak terguguat. Prayogo mengaku bahwa itu merupkan konsumsi internal penggugat.

Sementara Budi Setiyadi, kuasa hukum RSUD Nganjuk, menegaskan bahwa kuasa hukum dari penggugat juga memiliki kelemahan dan kesalahan dalam gugatan yang dilakukan oleh pihak penggugat, dan keduanya bersepakat tidak saling menggugat.

Sidang akan dilanjutkan 30 september mendatang dengan agenda pembacaan kespakatan kedua belah pihak dan juga penandatangan.
Sebelumnya, Fery Sujarwo tak terima atas bayinya yang baru lahir sudah ditentukan oleh pihak dokter berjenis kelamin perempuan. Namun saat dibawa pulang ternyata berjenis kelamin laki laki. Bahkan bayi dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Sementara pihak rumah sakit mengakui atas kesalahan administrasi, dan tidak ada bayi yang tertukar. (yos)




Berita Terkait

Peristiwa
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
25-09-2020 | 01:06 wib

Peristiwa
Dinilai Sama Sama Bersalah, Kasus Bayi Ahirnya Damai
23-09-2020 | 18:00 wib

Peristiwa
Sidang Perdana Kasus Bayi, Hasil Tes DNA Identik
17-09-2020 | 17:18 wib

Peristiwa
Dua Minggu Lebih Tes DNA Bayi Tak Terpublikasi
15-09-2020 | 13:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062