Shaheer Sheikh Menikahi Ruchikaa Kapoor, Ayu Ting Ting Berkomentar Begini
Raih AMI Awards 2020, Once Mekel Doakan Musisi Indonesia Tetap Tegar
Honda E Jadi Mobil Jepang Pertama Dianugerahi Gelar German Car of The Year 2021
Kabar Terbaru Dari Legenda Tinju Mike Tyson, Seru!



Mataraman
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Jum'at, 25-09-2020 | 01:06 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com   Kasus kesalahan administrasi pada kelahiran bayi di RSUD Nganjuk yang berujung gugatan perdata dan sudah selesai secara damai, disesalkan oleh lembaga sosial masyarakat dari Lembaga Kajian Hukum dan Perburuhan di Nganjuk atau LSM LKHP.
Seharusnya kasus bisa terus beranjut hingga ke pidana dan ada tes DNA ulang, sebab LSM yang juga praktisi hukum ini meyakini bahwa RSUD tak mungkin salah dalam menulis identitas bayi dan pemberian gelang pada bayi dan ibunya.

"RSUD Nganjuk tidak mungkin melakukan kesalahan administrasi terhadap identifikasi jens kelamin bayi yang baru lahir. Sebab bayi saat lahir terlihat jelas jenis kelaminnya dan mudah dilihat untuk dibedakan," jelas Wahyu Prio Djatmiko, Ketua LSM LKHP Nganjuk.

Dismaping itu ada rekam medik yang dilakukan oleh petugas RSUD secara detil dan mendalam terkait identitas bayi, sehingga bayi yang dilahirkan adalah bayi yang berjens kelamin perempuan seperti yang tertulis di surat kelahiran yang dikelurkan dari rumah sakit tersebut.

Sebab bayi dirawat di RSUD selama 11 hari dan tak mungkin kesalahan pemberian gelang itu berlarut-larut hingga 11 hari lamanya.

Pihaknya akan melakukan upaya laporan ke ombudsman guna mencari kebenaranya, dan sebagai upaya megembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja RSUD.

Sebelumnya, kasus yang sempat ramai itu mencuat setelah Arum Rosalina istri dari Feri Sujarmo melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan di RSUD Nganjuk.

Namun setelah 11 hari dirawat di rsud nganjuk, bayi dinyatakan meninggal dunia dan saat di bawa pulang ternyata berubah jenis kelaminnya jadi laki-laki.

Peristiwa itu berujung gugatan perdata, dan baru dua kali sidang langsung menemui kesepakatan damai dengan ganti rugi materi berupa uang yang publikasikan oleh kedua belah pihak. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
25-09-2020 | 01:06 wib

Peristiwa
Dinilai Sama Sama Bersalah, Kasus Bayi Ahirnya Damai
23-09-2020 | 18:00 wib

Peristiwa
Sidang Perdana Kasus Bayi, Hasil Tes DNA Identik
17-09-2020 | 17:18 wib

Peristiwa
Dua Minggu Lebih Tes DNA Bayi Tak Terpublikasi
15-09-2020 | 13:38 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062