KPU Ngawi Mulai Distribusi Logistik Pemungutan Suara ke PPK
Liga Tak Pasti, Kapten Arema FC Rambah Bisnis Kuliner
Rapid Test Personil Polres Malang Amankan TPS, 16 Personil Reaktif
Polisi Tangkap Penyalahgunaan Narkoba
242 Penyelenggara Pemilu Reaktif dan Pilih Jalani Isolasi Mandiri



Tapal Kuda Dan Madura
Lockdown 7 Desa di Sumenep Diperpanjang
Selasa, 06-10-2020 | 10:00 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com   Lonjakan pasien terkonfirmasi positif corona dan adanya penambahan dua orang meninggal karena terpapar virus corona di 7 desa di Kabupaten Sumenep Jawa Timur, pemerintah setempat akhirnya memperpanjang masa lockdown, sejumlah wargapun mengeluhkan minimnya bantuan,hingga ketakutan untuk dilakukan rapid test.
Masa lockdown untuk tujuh desa se Kecamatan Saronggi Sumenep Madura, Jawa Timur, resmi diperpanjang hingga 18 Oktober mendatang. Perpanjangan masa lockdown ini menyusul semakin bertambahnya warga yang terkonfirmasi positif virus corona dan adanya penambahan dua orang meninggal dunia karena terpapar virus corona.
 
Sejumlah wargapun mengeluhkan minimnya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep akibat perpanjangan masa lockdown ini, hingga ketakuatan untuk dilakukan rapid tes oleh petugas, dengan alasan takut dinyatakan positif terpapar virus corona.
 
Rasyidi, salah seorang warga mengaku sebagian besar warga di tujuh desa ini adalah pekerja kasar. Sehingga kesulitan untuk bekerja dan berakibat tidak adanya pemasukan.

Sementara menurut Rasyidi bantuan pemerintah hanya dibagikan kepada warga yang mahu dilakukan rapid test. Sementara rata-rata warga menolak dilakukan rapid test karena takut dinyatakan positif corona.
 
Sementara, Bupati Sumenep,Busyro Karim, mengatakan, lockdown resmi diperpanjang hingga 18 oktober mendatang karena terakhir ada penambahan jumlah kasus corona dan dua orang meninggal. 

"Perlu adanya dukungan dari semua pihak sehingga masyarakat paham tentang cara penanganan dan pencegahan virus corona ini," terang A Busyro Karim.

Di tujuh desa se Kecamatan Saronggi ini, total sebanyak 8 orang yang meninggal karena terpapar virus corona, sebanyak 46 positif corona, dan 6 orang masih menjalani perawatan, untuk data covid-19 se Kabupaten Sumenep per tanggal 4 Oktober, sebanyak 406 terkonfirmasi positif corona, 326 selesai isolasi dan 26 orang meninggal dunia. (yos)
 



Berita Terkait

Peristiwa
240 Warga Pacitan Kembali Jalani Karantina Wilayah
06-10-2020 | 07:30 wib

Malang Raya
Meski Dikarantina Warga Giripurno Semangati Diri Dengan Cari...selanjutnya
16-06-2020 | 05:21 wib

Metropolis
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
04-06-2020 | 11:45 wib

Metropolis
Karantina Wilayah,Warga Perumahan Bikin Bilik Sterilisasi Se...selanjutnya
06-04-2020 | 17:53 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062