Lima Tersangka Pengeroyokan Ditangkap, Dua di Antaranya Masih di Bawah Umur
Dokter Pamekasan Meninggal Dunia Setelah Terpapar Covid-19



Tapal Kuda Dan Madura
Aktivis Anti Masker Ditetapkan Sebagai Tersangka
Rabu, 14-10-2020 | 12:00 wib
Reporter : Iqbal Mustika, Handoko Khusumo
Yunus Wahyudi, oknum LSM yang mengatasnamakan dirinya sebagai aktivis anti masker di Banyuwangi, akhirnya memenuhi panggilan pihak kepolisian. Foto: Handoko Khusumo
Banyuwangi pojokpitu.com   Setelah melalui pemeriksaan panjang di Mapolresta Banyuwangi, Yunus Wahyudi, oknum LSM di Banyuwangi, yang mengatasnamakan dirinya sebagai aktivis anti masker, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan, Yunus terindikasi telah melanggar undang-undang karantina kesehatan, serta undang-undang ITE terkait pernyataan pada video viral dirinya yang tak mau mengenakan masker sebagaimana anjuran pemerintah di masa pandemi seperti saat ini.

Tanpa mengenakan masker, Yunus mendatangi Mapolresta Banyuwangi menuju ruang penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi. Setelah 5 jam lebih menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor, tim penyidik satreskrim Polresta Banyuwangi langsung meningkatkan status yunus sebagai tersangka.

Sebelumnya penyidik  juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk empat saksi ahli yang berkaitan dengan kasus ini. Ada ahli bahasa, ahli ITE, ahli kekarantinaan kesehatan dan ahli penyakit paru.

Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, yunus terbukti telah melanggar undang-undang karantina, serta undang-undang ITE karena viralnya video dirinya yang tak mau mengenakan masker sebagaimana anjuran pemerintah untuk mencegah penuaran covid di masa pandemi seperti saat ini.

"Selain video tersebut, oknum LSM asal Kecamatan Purwoharjo ini juga pernah mengambil paksa jenazah pasien covid-19 di RSUD Genteng pada tanggal 28 September lalu," kata Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin.

Dirinya menolak jika pasien covid-19 dimakamkan dengan protokol kesehatan lantaran menganggap bahwa pasien hanyalah sakit komplikasi. Padahal, selang beberapa hari setelah pasien meninggal dunia, satgas covid-19 menyatakan bahwa pasien tersebut positif covid-19.

Keluar dari ruang penyidik dengan dikawal pihak kepolisian, Yunus langsung digiring menuju ruang tahanan mapolrsta banyuwangi. Oknum LSM yang sebelumnya tak pernah mau mengenakan masker tersebut akhirnya menuruti perintah dari pihak kepolisian untuk mengenakan masker saat memasuki ruang tahanan.

"Secara umum, proses penahanan Yunus Wahyudi ini berjalan lancar, tak ada perlawanan dari Yunus Wahyudi maupun pengikutnya yang juga ikut datang di Mapolresta Banyuwangi," imbuh Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi.

Atas perbuatannya, Yunus Wahyudi dijerat dengan  pasal 14 ayat 1, dan 2 Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana, dan pasal 45 junto pasal 28 undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, serta pasal 93 undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, yang ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Tak Pakai Masker,Pemuda Mabuk Adu Mulut Dengan Petugas
14-11-2020 | 06:24 wib

Peristiwa
Kadinkes: Baru 60 Persen Masyarakat yang Pakai Masker
12-11-2020 | 21:10 wib

Peristiwa
Berkah Pembuat Konektor Masker di Tengah Pandemi
08-11-2020 | 05:30 wib

Peristiwa
Peringati HDKD, Imigrasi Pamekasan Bagi-Bagi Masker, Handsan...selanjutnya
06-11-2020 | 18:26 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062