4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes
Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap



Pantura
Sejumlah Anggota dan Staff DPRD Tuban Terpapar Covid-19
Jum'at, 16-10-2020 | 17:34 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com  Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban terpapar covid-19. Selain anggota DPRD, sejumlah staff juga dikabarkan turut terpapar. Meski demikian, DPRD bersama OPD serta Forkompimda tetap menggelar rapat paripurna, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Sejumlah anggota DPRD dan staff DPRD Kabupaten Tuban, dikabarkan terpapar covid-19. Meski demikian, DPRD bersama OPD serta Forkompimda Tuban ini tetap menggelar rapat paripurna, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pada Jumat sore.
 
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tuban, Miyadi ini digelar dengan 4 agenda di ruang paripurna gedung DPRD Tuban, yakni laporan badan anggaran terhadap nota penjelasan Bupati Tuban tentang R-APBD tahun anggaran 2021. Pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Tuban terhadap nota penjelasan Bupati Tuban tentang rancangan APBD tahun 2021. Nota penjelasan 10 raperda serta pembentukan pansus 10 raperda.
 
Seluruh undangan yang hadir dalam rapat paripurna ini, diwajibkan melakukan cek suhu tubuh sebelum masuk ruang paripurna. Selain itu, juga wajib memakai masker, menjaga jarak sesuai tempat duduk yang disediakan, serta tidak melakukan jabat tangan.
 
Rapat paripurna ini berlangsung hanya sekitar 10 menit. Pasalnya, pandangan umum fraksi-fraksi yang biasanya dibacakan dan disampaikan diatas podium, hanya disampaikan berupa tulisan saja kepada Ketua Rapat Paripurna oleh setiap perwakilan fraksi.
 
Kabar sejumlah anggota DPRD dan staff DPRD Tuban yang terpapar covid-19 tersebut, dibenarkan oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein usai rapat paripurna. Untuk itu, rapat paripurna digelar dengan protokol kesehatan ketat.

Selain itu, seluruh ruangan di gedung DPRD Tuban, juga telah disemprot disinfektan. Sebagai bentuk kewaspadaan, paripurna juga digelar dengan waktu singkat.
 
"Pandangan fraksi-fraksi yang disampaikan secara tertulis kepada Pemkab Tuban dalam paripurna tersebut, juga akan secepatnya ditindaklanjuti dan dibalas secara tertulis," tutur Noor Nahar Hussein, Wakil Bupati Tuban.
 
Berdasarkan konfirmasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Tuban, saat ini, anggota DPRD dan staff DPRD yang terpapar, telah menjalani isolasi mandiri. Mereka, diduga terpapar saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Singgahan dan Parengan, Tuban.(end)
 




Berita Terkait

Peristiwa
Pasien Positif Virus Corona Dijemput Paksa
16-09-2020 | 12:22 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062