Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Metropolis
Rumkit Lapangan Waspadai Kemunculan Klaster Baru Demonstran
Jum'at, 16-10-2020 | 20:06 wib
Reporter : Juli Susanto
Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan dua mewaspadai kunculan klaster baru penyebaran covid-19, terutama paska digelarnya gelombang unjuk rasa yang menolak kebijakan pemerintah yang digelar beberapa hari lalu. Foto: Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com   Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan Dua, mewaspadai kemunculan klaster baru covid 19 dari pengunjuk rasa yang menggelar aksi demonstrasi menolak kebijakan pemerintah. Terutama saat menggelar aksi penolakan undang-undang cipta kerja yabg digelar beberapa hari lalu disejumlah kota di Jawa Timur.
Selain menunjukkan peningkatan pasien, pihak rumah sakit juga telah mengantisipasi lonjakan dengan menyiapkan tempat untuk isolasi.
Tercatat di awal Oktober, rumah sakit darurat ini telah menampung pasien dibawah angka 80 pasien dirawat.

Angka itu mengalami peningkatan seminggu setelah demo besar-besaran digelar dan mengalami penambahan pasien hingga total mencapai 119 pasien sejak dua hari terakhir. Selain itu pihak rumah sakit juga telah menerima permintaan pemesanan tempat sebanyak 22 pasien.

Laksma TNI dr Nalendra Djaya Iswara, Kepala Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan Dua mengatakan, pihaknya terus mewaspadai potensi terjadinya gelombang dua penyebaran covid-19, termasuk potensi kemunculan klaster baru termasuk dari kalangan demonstran.

"Kita mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan pasien, dengan kesiapan tenaga medis dan ruang isolasi dan 357 tempat tidur untuk menangani pasien," jelasnya.

Selain penanganan dari sisi medis, rumah sakit darurat ini juga rutin melakukan dekontaminasi di area rumah sakit, serta upaya peningkatan imun dengan pendampingan secara psikologis oleh ratusan relawan, dalam upaya penyembuhan pasien covid-19.

Sebagaimana diketahui, ribuan buruh dan mahasiswa di sejumlah daerah menggelar aksi demonstrasi untuk menolak undang-undang cipta kerja yang telah disahkan DPR RI beberapa waktu lalu.

Diharapkan masyarakat terus memperhatikan himbauan untuk mematuhi protokol kesehatan, mulai dari rutin mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062