4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes
Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap



Pantura
Terjaring Razia, Seorang Gepeng Menangis Histeris
Jum'at, 16-10-2020 | 21:14 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Seorang pengemis sekaligus gelandangan tua ini mengangis histeris, saat diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Tuban. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com  Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tuban, Jumat (16/10) pagi, menggelar razia gelandangan dan pengemis, di sejumlah titik pusat keramaian kota dan jalur pantura setempat. Hasilnya, petugas mengamankan sedikitnya dua puluh empat gepeng. Bahkan, salah satu diantaranya menangis histeris dan berontak, saat hendak dibawa petugas.
Heri Muharwanto, Kepala Satpol PP Tuban,menjelaskan, dalam razia gelandangan dan pengemis ini, petugas satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tuban, menyisir sedikitnya lima titik lokasi yang kerap dijadikan tempat mangkal para gepeng. Yakni alun-alun, pasar sore, rest area, terminal baru, kawasan gor dan sejumlah titik di jalur pantura Tuban.

Satu persatu pengemis dan gelandangan diamankan petugas. Sebelum diamankan mereka digeledah, untuk mengetahui apakah mereka gepeng atau warga biasa. Setelah dinilai cukup bukti, mereka langsung diangkut ke atas mobil truk patroli Satpol PP.

Dalam razia kali ini, petugas berhasil mengamankan sedikitnya dua puluh empat gepeng dan anak jalanan. Seluruhnya, langsung dibawa dan diserahkan ke dinas sosial setempat untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Selain itu, razia ini juga dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 pasalnya para gepeng ini sebagian juga berasal dari luar kota. Seluruhnya, juga akan dilakukan rapid tes di kantor dinsos setempat, untuk memastikan apakah mereka terpapar covid-19 atau tidak," terangnya.

Setelah dipastikan negatif covid-19. Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, mereka akan diberikan pembinaan serta diberikan ketrampilan, agar mereka tidak lagi menjadi pengemis dan gelandangan. (yos)




Berita Terkait

Peristiwa
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaa...selanjutnya
20-10-2020 | 13:00 wib

Metropolis
Risma Pimpin Langsung Patroli Prokes, Amankan 300 Warga
18-10-2020 | 16:45 wib

Peristiwa
Razia Kos di Tuban, Petugas Amankan 8 Pasangan Mesum
17-10-2020 | 14:20 wib

Peristiwa
Petugas Gabungan Jaring Pengamen Jalanan
17-10-2020 | 14:00 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062