Mencuri Notebook Buat Bayar Ciclan Mobil
4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes



Rehat
Kapolsek Jual Nasi Murah di Tengah Pandemi
Jum'at, 16-10-2020 | 22:12 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com  Masa-masa sulit selama pandemi covid 19 bisa memacu motivasi seseorang untuk membantu sesama, di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur misalnya, seorang kepala kepolisian sektor, kapolsek, membuka warung nasi murah, yang dijual hanya dua ribu rupiah per porsi selama pandemi covid-19 merebak. Nasi murah ini diperuntukkan bagi semua kalangan, bahkan terkadang digratiskan.
Sejak dibuka pada pagi hari hingga menjelang siang, warung pojok alun-alun yang berada di Jalan Raya Rengganis Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, selalu ramai diserbu pembeli.
 
Selain makanannya enak dan lauknya lengkap, juga sangat murah. Bayangkan, satu porsi nasi dengan lauk daging ayam, udang, tahu, sayur mayur, segelas air mineral dan buah, hanya dijual dua ribu rupiah per porsi.
 
Yang tak kalah mengherankan, ternyata pemilik warung adalah seorang perwira polisi, yang saat ini menjabat sebagai kapolsek di Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, yakni AKP Habi Sutoko.
 
Tak ayal warung nasi murah ini pun diserbu pembeli, mulai dari tukang becak, pengamen, hingga rekan seprofesi kapolsek. Terkadang, nasi dibagikan gratis kepada warga kategori fakir miskin.
 
Menurut Kompol Sujianto, dimakan di tempat boleh, dibawa pulang juga boleh, tempatnya bersih apalagi saat ini wajib protokol kesehatan. 

AKP Habi Sutoko bersama istrinya, Fauziyah, mengaku, sengaja membuka warung nasi murah untuk membantu warga selama masa-masa sulit selama pandemi covid-19 melanda. "Sekali buka, sekitar 100 hingga 150 porsi terjual baik makan di tempat atau take a way," terangnya.
 
Namun warung nasi murah ini tidak setiap hari buka, melainkan setiap Jumat, mulai pagi hingga menjelang salat Jumat. Nasi tidak dibagikan gratis, agar berbagai lapisan masyarat tidak canggung makan di warung tersebut.

Usai jualan nasi dan menunaikan salat Jumat, kapolsek habi kembali berdinas di Polsek Pakuniran. Warung nasi itu, rencananya akan terus dibuka selama pandemi covid-19 belum berakhir. (yos)


Berita Terkait

Metropolis
Tragis, Penjual Nasi Goreng asal Lamongan Tewas Ditabrak Mot...selanjutnya
23-02-2016 | 14:03 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062