4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes
Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap



Malang Raya
Ajak Ormas dan Elemen Lainnya Deklarasikan Anti Anarkisme dan Premanisme
Sabtu, 17-10-2020 | 02:18 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com  Polres Malang ajak organisasi masyarakat, Dinas Pendidikan dan Forum Kebangsaan Umat Beragama untuk deklarasikan anti anarkis dan premanisme untuk jaga dan amankan Kabupaten Malang, dari pro dan kontra tolak undang-undang cipta kerja yang ujung-ujungnya bentrok dan memakan korban. Mereka sepakat untuk menjaga kabupaten malang aman dari segala ancaman yang ingin merusak kabupaten malang.
Aksi unjukrasa memang boleh dilakukan untuk menyampaikan aspirasi, dan diminta untuk menyampaikan secara elegan tanpa anarkis tidak seperti yang terjadi di gedung DPRD Kota Malang yang berujung ricuh.

Bahkan, banyaknya ditemukan massa yang masih pelajar SMK atau sederajat, maka perwakilan dari cabang dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Budiono, sudah memberikan pilihan agar pelajar tidak ikut terprovokasi ajakan untuk unjukrasa.

Disdik Kabupaten Malang juga sepakat mengubah jadwal daring dan luring, dengan siswa tingkat SD dan SMP dibuat hingga siang hari, dan khusus anak SMK sederajat dibuat menjadi jam 10 hingga jam 2 siang yang merupakan waktu rentan ajakan berdemonstrasi.

Mereka juga serentak mengucapkan deklarasi anti anarkisme dan premanisme untuk wilayah Kabupaten Malang, yang dipimpin ketua PCNU Kabupaten Malang, yang membuktikan kekompakan menjaga wilayahnya.

AKBP Hendri Umar, Kapolres Malang menjelaskan, penandatanganan deklarasi anti anarkisme dan premanisme juga dilakukan seluruh ormas, Disdik, FKUB, perwakilan aremania disaksikan Kapolres Malang, yang akan menjadi bukti dikemudian hari untuk menjaga
Kabupaten Malang.

Sementara ini, beberapa waktu lalu telah terjadi unjukrasa didepan gedung dewan, namun segera ditemui ketua dewan dan massa segera menyampaikan aspirasi mereka untuk ditindaklanjuti ketingkat atasnya. (yos)





Berita Terkait

Peristiwa
Gandeng Ormas Polisi Deklrasikan Anti Anarkis
17-10-2020 | 04:09 wib

Malang Raya
Ajak Ormas dan Elemen Lainnya Deklarasikan Anti Anarkisme da...selanjutnya
17-10-2020 | 02:18 wib

Peristiwa
Cegah Demo Anarkis Oleh Siswa Sekolah Ormas Kepemudaan Hingg...selanjutnya
16-10-2020 | 16:05 wib

Metropolis
FKUB Kabupaten Sidoarjo Mengecam Para Demonstran yang Anarki...selanjutnya
16-10-2020 | 14:20 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062