Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan



Metropolis
Alih Status Dari Sipil ke TNI atau Polri Harus Diberi Tanda Agar Tidak Disalahgunakan
Sabtu, 17-10-2020 | 16:37 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Aang Kunaifi, Komisioner Bawaslu Jatim.
Surabaya pojokpitu.com  Sesuai dengan PKPU 5 tahun 2020 tentang tahapan dan jadwal pemilihan serentak, KPU Jatim sudah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 18.615.191 orang pemilih. Kini Bawaslu sedang memastikan pemilih yang memenuhi syarat untuk tercatat di DPT, juga memastikan bila di lapangan ada pemilih yang tidak memenuhi syarat, meninggal atau alih status dari sipil ke TNI harus diberikan penanda, agar pada 9 Desember nanti tidak disalahgunakan.
Daftar pemilih tetap di Jawa Timur sudah ditetapkan oleh KPU Jatim untuk pilkada 2020 sebanyak 18.615.191 pemilih, yang terdiri dari pemilih laki laki sebanyak 9.186.198 pemilih dan pemilih perempuan sebanyak 9.428.998 pemilih yang tersebar di 48.607 TPS.

Berbagai catatan dari Bawaslu mulai dari DPT ganda, NIK ganda, semuanya sudah ditindaklanjuti oleh KPU. "Kini Bawaslu sedang melakukan pengawasan di lapangan bila ada pemilih yang tidak memenuhi syarat atau sudah meninggal, juga alih status dari sipil ke TNI atau Polri harus diberikan penanda, agar di kemudian hari tidak disalahgunakan pada pemungutan suara pada 9 Desember nanti," kata Aang Kunaifi, Komisioner Bawaslu Jatim.

Daftar DPT nanti akan ditempel di desa, kelurahan, kecamatan juga dijadikan dasar pengadaan logistik maupun pelaksanaan pemungutan atau penghitungan suara pada 9 Desember.(end)




Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062