Mencuri Notebook Buat Bayar Ciclan Mobil
4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes



Pilkada
Machfud-Mujiaman Hidupkan Tempat Hiburan Rakyat
Sabtu, 17-10-2020 | 22:12 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com   Tempat hiburan rakyat sepertinya menjadi salah satu impian warga Surabaya, pasca ditutupnya Taman Remaja oleh Pemkot Surabaya. Kerinduan itu disampaikan warga saat cawawali Mujiaman blusukan ke Tambak Wedi, Surabaya. Paslon nomer urut 2 ini menegaskan membangun tempat hiburan rakyat dan menghidupkan kesenian seperti ludruk yang menjadi icon Surabaya menjadi salah satu program Machfud-Mujiaman.
Riyanto RT Tambak Wedi baru mengatakan, warga Surabaya sangat rindu adanya Taman Hiburan Rakyat, pasca ditutupnya Taman Remaja yang menjadi jujukan warga kecil Surabaya dalam mencari tempat hiburan bersama keluarga. "Taman remaja itu pilihan warga Surabaya kalau mau jalan-jalan sama anak-anak, keluarga, selain murah, lengkap lagi permainannya, ditambah ada pusat keseniannya kayak ludruk, benar-benar tempat hiburan rakyat. Tapi setelah ditutup Pemkot, rasanya Pemkot menghilangkan kebahagian rakyat cilik, hilang sudah icon Surabaya itu, seperti hilangnya kebahagian untuk warga Surabaya," tegasnya.

"Untuk itu, warga kini memilih Machfud-Mujiaman karena program-programnya berpihak pada kepentingan rakyat, dan kita yakin paslon nomer 2 ini mampu menghidupkan kembali Taman Remaja," imbuhnya.

Sementara itu, cawawali Mujiaman menuturkan, Taman Remaja yang dulu menjadi ikon Surabaya sekarang menjadi taman demit, itu aset yang terintegrasi 17 hektar di tengah kota. 

"Kalau dibangun jadi pusat kebudayaan dan ekonomi akan berdampak luar biasa pada masyarakat Surabaya, apalagi di masa pandemi, akan mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi," ungkap cawawali nomer urut 2 ini.

Mantan dirut PDAM ini mengatakan, untuk itu Taman Remaja harus kembali dibangun dan dihidupkan, begitu juga semua icon kesenian dan kebudayaannya, dan dijadikan tempat anak Surabaya yang mencari ruang untuk berkreasi.

"THR adalah Icon Surabaya, Tempat kebanggaan warga Surabaya, Mini of Surabaya untuk itu harus kembali dibangkitkan," tegas lulusan sarjana ITS ini.(end)



Berita Terkait

Politik
Refly Harun Sebut Presidential Threshold Mainan Cukong dan K...selanjutnya
21-06-2020 | 17:27 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Perusahaan Bisa Mencicil Membayar THR Sampai Akhir Tahun
15-05-2020 | 09:48 wib

Peristiwa
Pemkab Ngawi Alokasikan Rp 41 Miliar Untuk THR PNS
15-05-2020 | 05:20 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Pekerja Yang Dirumahkan Tetap Wajib Mendapat THR
12-05-2020 | 15:02 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062