4 Macam Bahan Kampanye yang Difasilitasi KPU, Resmi Diserahkan ke Paslon
Pelaku Pembobol Rumah Ditembak Polisi
Hari Santri Melukis Resolusi Jihad di Atas Kanvas 10 Meter
Terapkan Aplikasi Cashless Meeber Walikota Mojokerto Resmikan Pasar Benteng Pancasila
Banteng Lawas Turun Gunung Dukung Eri Cahyadi - Armuji
Hilang Kendali Truk Tronton Tabrak Pohon, Sopir Tewas Terjepit
Diduga Telah Diculik Beberapa Waktu Lalu, Mayat Balita Ditemukan di Sungai Bululawang
Warga Hentikan Truk Proyek Perumahan Mutiara City
Peringati Hari Santri, Satlantas Polres Lamongan Gratiskan SIM Bagi Para Santri
Seorang Pria Bayar Pajak Kendaraan Dengan Uang Koin
Latihan Bersama Arema FC dan Madura United Dihentikan di Menit 75
Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes
Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap



Metropolis
Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Luar Negeri
Minggu, 18-10-2020 | 01:09 wib
Reporter : Juli Susanto
Penyelundupan ratusan ekor burung yang dilindungi ini, berhasil digagalkan petugas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dari kapal KM Dharma Kencana VII jurusan Makasar- Surabaya. Foto: Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com   Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bersama BKSDA dan Balai Karantina, berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan satwa dilindungi. Ratusan satwa jenis burung ini berhasil, disita dari kapal KM Dharma Kencana VII jurusan Makasar-Surabaya.
Dari hasil penelusuran polisi, burung asli Indonesia tersebut dijual secara oline oleh pelaku ke luar negeri dengan harga puluhan juta rupiah per ekor.

Ratusan burung dilindungi yang berhasil digagalkan ini diantaranya, 4 ekor burung kakak tua jambul putih, 2 ekor burung bayan hijau, dan 3 ekor burung jagal papua.

AKBP Ganis Setyaningrum, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Suurabaya, menjelaskan,
ratusan burung ini oleh palaku yang berhasil diamankan diselundupkan dari Makasar dengan tujuan Surabaya, guna mengelabui petugas, ratusan burung ini disembunyikan pelaku di dalam paralon.

"Dari hasil penelusuran polisi , burung asli Indonesia tersebut dijual secara oline oleh pelaku ke luar negeri dengan harga puluhan juta rupiah per ekor," kata AKBP Ganis Setyaningrum.

Dodit Ari Guntoro, Kepala Seksi Wilayah 3 BKSDA Surabaya, mengatakan, setelah diamankan seluruh burung dilindungi ini akan dikarantina untuk dilatih bisa kembali hidup di alam liar sebelum dikembalikan ke habitatnya di kawasan hutan konservasi di Sulaawesi Selatan.

Sementara itu di lokasi lain, petugas juga menggerebek salah satu rumah di kawasan Kalimas Surabaya, yang menyimpan puluhan ekor burung yang dilindungi.

Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya tersangka terjerat undang undang konservasi dan satwa dilindungi dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digaga...selanjutnya
18-08-2020 | 18:37 wib

Metropolis
Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi
14-04-2020 | 21:10 wib

Metropolis
Jadi Kurir, Seorang Wanita Selundupkan Sabu di Dalam Kemalua...selanjutnya
10-02-2020 | 19:11 wib

Metropolis
Polisi Gagalkan Penyelundupan 200 Butir Pil Ekstasi e Kalima...selanjutnya
12-12-2019 | 18:30 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062