Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Metropolis
Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Luar Negeri
Minggu, 18-10-2020 | 01:09 wib
Reporter : Juli Susanto
Penyelundupan ratusan ekor burung yang dilindungi ini, berhasil digagalkan petugas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dari kapal KM Dharma Kencana VII jurusan Makasar- Surabaya. Foto: Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com   Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bersama BKSDA dan Balai Karantina, berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan satwa dilindungi. Ratusan satwa jenis burung ini berhasil, disita dari kapal KM Dharma Kencana VII jurusan Makasar-Surabaya.
Dari hasil penelusuran polisi, burung asli Indonesia tersebut dijual secara oline oleh pelaku ke luar negeri dengan harga puluhan juta rupiah per ekor.

Ratusan burung dilindungi yang berhasil digagalkan ini diantaranya, 4 ekor burung kakak tua jambul putih, 2 ekor burung bayan hijau, dan 3 ekor burung jagal papua.

AKBP Ganis Setyaningrum, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Suurabaya, menjelaskan,
ratusan burung ini oleh palaku yang berhasil diamankan diselundupkan dari Makasar dengan tujuan Surabaya, guna mengelabui petugas, ratusan burung ini disembunyikan pelaku di dalam paralon.

"Dari hasil penelusuran polisi , burung asli Indonesia tersebut dijual secara oline oleh pelaku ke luar negeri dengan harga puluhan juta rupiah per ekor," kata AKBP Ganis Setyaningrum.

Dodit Ari Guntoro, Kepala Seksi Wilayah 3 BKSDA Surabaya, mengatakan, setelah diamankan seluruh burung dilindungi ini akan dikarantina untuk dilatih bisa kembali hidup di alam liar sebelum dikembalikan ke habitatnya di kawasan hutan konservasi di Sulaawesi Selatan.

Sementara itu di lokasi lain, petugas juga menggerebek salah satu rumah di kawasan Kalimas Surabaya, yang menyimpan puluhan ekor burung yang dilindungi.

Untuk mempertangung jawabkan perbuatannya tersangka terjerat undang undang konservasi dan satwa dilindungi dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
Petugas Rutan Ponorogo Gagalkan Penyelundupan Barang Terlara...selanjutnya
07-11-2020 | 13:52 wib

Metropolis
Polisi Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Luar Neger...selanjutnya
18-10-2020 | 01:09 wib

Peristiwa
Penyelundupan 500 Gram Sabu Di Lapas Kelas 1 Berhasil Digaga...selanjutnya
18-08-2020 | 18:37 wib

Metropolis
Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Usai Transaksi
14-04-2020 | 21:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062