Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Metropolis
Terungkap Motif Suami Bunuh Istri Karena Ingin Hidup Mandiri
Minggu, 18-10-2020 | 16:20 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com   Kasus suami bunuh istrinya dengan cara memukuli kepalanya dengan martil atau palu dalam pemeriksaan penyidik Polsek Mulyorejo, Surabaya. Tersangka mengungkapkan segela keluh kesah selama ini hingga tega membunuh istrinya sendiri saat berada dalam kamar. Dari hasil sementara disimpulkan tersangka ingin hidup mandiri bersama istri tanpa campur tangan anaknya.
Sat Reskirm Polsek Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur, masih melakukan penyelidikan terhadap tersangka Liem Tjie Tjhioe (74) warga Sutorejo Utara, Surabaya, Jawa Timur. Tersangka diamankan setelah membunuh istrinya sendiri bernama Go Rilk Hwie (73).

Korban  mengalami luka di kepala dengan 16 kali pukulan di kepala dan anggota tubuh lainya. sedangkan pelaku atau suaminya yakni Liem Tjie Tjhioe) mengalami luka ringan.

Iptu Harun Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, mengatakan, kepada petugas tersangka mengakui seluruh perbuatanya, bahkan kakek yang berusia lebih dari setengah abad ini menuturkan segala keluh kesah kehidupan rumah tangganya kepada penyidik, saat tinggal serumah dengan anak-anaknya, tersangka merasa tidak nyaman dan ingin hidup mandiri.

"Selain memeriksa tersangka, petugas juga memeriksa sejumlah saksi diantaranya anaknya yang menemukan mereka pertama kali bersimbah darah di kamar," jelasnya.

Dari hasil pemeriksan sementara, disimpulkan motif tersangka tega menghabisi korban hanya masalah sepele. Namun masalah ini berkembang menjadi peristiwa tragis. (yos)




Berita Terkait

Metropolis
Terungkap Motif Suami Bunuh Istri Karena Ingin Hidup Mandiri...selanjutnya
18-10-2020 | 16:20 wib

Metropolis
Tak Terima Istrinya Digoda, Tukang Parkir Bacok Tetangganya ...selanjutnya
17-10-2020 | 16:04 wib

Metropolis
Terbakar Cemburu, Tetangga Dibunuh Dengan Sadis
16-10-2020 | 18:01 wib

Metropolis
Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Dalang Pembunuhan Terapis Plus-P...selanjutnya
17-06-2020 | 21:23 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062