Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Metropolis
Pura-Pura Beli Rokok, Maling Beras Malah Garong 10 Karung Beras
Senin, 19-10-2020 | 00:07 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com  Petugas Unit Reskrim Polsek Lakarsantri berhasil menangkap satu dari dua pelaku pencurian beras spesialis toko sembako di wilayah Surabaya Barat. Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan pelaku dan 5 karung beras kemasan lima kilograman yang belum sempat dijual pelaku. Akibat perbuatan pelaku, pemilik toko sembako mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Adalah Mohammad Akbar (20) warga Jalan Pondok Benowo Indah Surabaya, yang akhirnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Lakarsantri, lantaran aksinya melakukan pencurian beras di toko sembako milik S, warga Jalan Raya Bringin Surabaya.

"Dalam aksinya Akbar tak beraksi sendiri, melainkan bersama satu rekannya inisial M yang hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas," terang AKP Hendrix Kusuma Wardana, Kapolsek Lakarsantri.

Modus Akbar saat beraksi pun tak jauh berbeda dengan bajing jalanan pada umumnya, karena sasarannya selalu toko sembako, ia selalu memastikan toko sasarannya sepi dari pengawasan pemilik toko.

Saat meyantroni toko milik S, ia berpura-pura membeli rokok namun saat itu S sedang lengah. Kesempatan yang sepi itu dimanfaatkan akbar dan rekannya untuk mengambil beras-beras kemasan lima kilograman dari toko S.

Kapolsek Lakarsantri, AKP Hendrix Kusuma Wardana mengatakan, pelaku sudah beraksi sebanyak dua kali di toko yang sama. "Ada sekitar 10 karung beras kemasan 5 kilogam yang berhasil digarong pelaku," imbuhnya.

Menurut pengakuan pelaku saat diinterogasi, beras-beras itu biasa ia jual dan sebagian beras ia gunakan sendiri untuk keluarganya. Pelaku akhirnya dapat ditangkap di rumahnya berkat rekanan CCTV yang ada di toko sembako tersebut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, akbar bakal dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana tujuh tahun penjara. (yos)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062