Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Metropolis
Pemkab Sidoarjo Ubah Lahan Kosong Pembuangan Sampah Jadi Taman Wisata
Senin, 19-10-2020 | 06:10 wib
Reporter : Usrox Indra
Lahan berukuran lebih dari 300 meter persegi , di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, dahulu tempat pembuangan sampah liar, kini disulapnya menjadi taman wisata untuk warga desa sebagai tempat belajar dan bermain selama masa pandemi saat ini. Forto
Sidoarjo pojokpitu.com   Meski masih berada di zona merah untuk Kabupaten Sidoarjo, di Desa Sidorejo Kecamatan Krian secara swadaya membuat taman wisata lokal tempat bermain dan edukasi. Dengan adanya taman wisata lokal ini warga tidak perlu bepergian keluar kota untuk mencari hiburan. Namun para pengujung diharuskan untuk tetap menjaga protokol kesehatan, menjaga jarak dari kerumunan, mencuci tangan dan memakai masker.
Lahan berukuran lebih dari 300 meter persegi , yang berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, yang dahulunya sebuah tempat pembuangan sampah liar, kini disulapnya menjadi taman wisata untuk digunakan warga desa sebagai tempat belajar dan bermain selama masa pandemi saat ini.
 
Dengan menerapkan tata ruang taman yang sederhana, bersih, hijau dan asri, taman wisata ini juga menjadi jujugan anak-anak sebagai tempat belajar mengatasi kejenuhan saat belajar dirumah.  Selain itu, adanya taman wisata buatan swadaya warga Desa Semapir ini  menjadi rekreasi gratis bersama keluarga saat hari Sabtu dan Minggu.
 
Warga desa mengaku senang dengan keberadaan taman wisata ini. "Selain menjadi tempat untuk melepas penat seusai bekerja, taman wista ini juga dijadikan tempat rekreasi yang aman untuk anak-anak, ketimbang harus menuju tempat rekreasi yang penuh atau dipadati oleh warga lainnya di masa pandemic ovid 19 seperti saat ini," tutur Abdul Afif, salah satu warga.
 
Sutrisno, perangkat desa, mengaku sengaja membuat taman di lahan kosong tersebut, bukan hanya untuk mengatasi kebiasaan warga membuang sampah di tempat ini, namun juga untuk tetap menjaga desanya di zona hijau di masa pandemi covid 19 saat ini.
 
Oleh warga, taman ini juga tak ditanami berbagai tanaman hias dan pepohonan, namun juga tanaman pangan seperti singkong dan jagung.(end)
 







Berita Terkait

Metropolis
Pemkab Sidoarjo Ubah Lahan Kosong Pembuangan Sampah Jadi Tam...selanjutnya
19-10-2020 | 06:10 wib

Peristiwa
Gerakan Bisa Pulihkan Kembali Sektor Pariwisata
15-10-2020 | 06:10 wib

Mlaku - Mlaku
Lembah Tumpang Surga Seni Tersembunyi
13-09-2020 | 10:25 wib

Politik
Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro Tinjau Perkembangan Desa ...selanjutnya
25-07-2020 | 13:37 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062