Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada
Petani Resah Pupuk Bersubsidi Kian Langka Akibat Terbatasnya Stok



Metropolis
Pengedar Pil Koplo di Kalangan Pelajar Dibekuk Polisi
Senin, 19-10-2020 | 16:03 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com   Petugas Unit Reskrim Polsek Lakarsantri berhasil membongkar jaringan komplotan pengedar pil koplo di kalangan pelajar. Selain menangkap satu orang pengedar, polisi juga mengamankan ribuan butir pil koplo siap edar.
Menariknya agar perbuatan jahatnya itu tak cepat diketahui petugas, pelaku menyimpan pil-pil koplonya di dalam kaleng biskuit agar mudah dan aman dibawa kemana-mana.

Adalah Muhammad Ilyas (25) warga asal Dusun Pacuh Balongpanggang Kabupaten Gresik, yang akhirnya ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Lakarsantri, lantaran nekat menekuni bisnis haram, yaitu menjadi pengedar pil double L atau yang biasa disebut pil koplo.
Parahnya lagi, pil-pil haram tersebut biasa dijajakan bukan hanya ke masyarakat dewasa, melainkan juga di kalangan pelajar.

Pengungkapan pengedar pil koplo di kalangan pelajar ini berawal dari anggota yang mendapat informasi bahwa di daerah raci Pakal Surabaya, sering dijadikan transaksi narkoba dan pil dobel L atau pil koplo.

Berbekal laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti pil koplo sebanyak 4 ribu butir yang disimpan di dalam kaleng biskuit.

Dihadapan petugas, Ilyas mengaku biasa membeli dalam jumlah paket kepada bandar. biasanya ia beli satu kantong plastik berisi 5000 butir, seharga satu juta rupiah. Kemudian oleh Ilyas, pil koplo diecer dengan harga Rp 25 ribu untuk 10 butir pil koplo.

Kapolsek Lakarsantri, AKP Hendrix Kusuma Wardana, mengatakan, setiap menjajakan barang haramnya tersebut pelaku biasa menyimpannya didalam kaleng biskuit,  tujuannya untuk mengelabuhi petugas. "Bahkan selain biasa mengedarkan kepada para pelajar, pil-pil haram itu juga biasa dikonsumsi sendiri oleh pelaku," terangnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Ilyas bakal dijerat pasal 196 dan atau pasal 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009, tentang kesehatan dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara. (yos)


Berita Terkait

Metropolis
Ketagihan Nyabu, Siswa SMK Nekat Jambret Tas Ibu Rumah Tangg...selanjutnya
25-11-2020 | 18:41 wib

Malang Raya
Konsumsi Sabu Untuk Doping, Kuli Bangunan Dibekuk Reskrim Po...selanjutnya
25-11-2020 | 05:16 wib

Malang Raya
Pelajar Edarkan Pil Y dan Buruh Tani Pil Koplo Dibekuk Polse...selanjutnya
25-11-2020 | 03:18 wib

Metropolis
Jual Pil Doble L, Dalih Kesulitan Kerja Ditengah Pandemi
22-11-2020 | 22:05 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062