Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Sepak Bola
Klub Liga 1 Beranggapan Harapan Meraka Sudah Tidak Ada
Selasa, 20-10-2020 | 00:10 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Jajaran klub sebetulnya sudah sepakat Liga 1 musim 2020 dilanjutkan pada November. Kesepakatan tersebut dibuat setelah menggelar pertemuan dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI di Jogjakarta (13/10).
Namun, saat ini sebagian klub seolah tidak yakin kompetisi divisi tertinggi di tanah air itu berlangsung bulan depan. PSM Makassar, misalnya. Tim berjuluk Juku Eja tersebut yang sudah beberapa pekan terakhir berada di Jogjakarta memutuskan pulang ke Makassar kemarin (18/10).

PSM menyusul Barito Putera yang juga ber-home base di Jogjakarta yang sudah meliburkan pemain sejak 16 Oktober.

Ketidakyakinan klub-klub akan bergulirnya Liga 1 pada November cukup beralasan. Sebab, sampai saat ini, kepolisian belum memberikan izin. "Manajemen meyakini liga tidak akan digelar dalam waktu dekat," kata Media Officer PSM Sulaiman Abdul Karim kemarin.

Pemain PSM Zulkifli Syukur menambahkan, tim pulang sembari menunggu kejelasan kompetisi. "Jadi, untuk saat ini, pemain diliburkan dan diperbolehkan balik ke rumah masing-masing sambil menunggu keputusan resmi terkait kelanjutan liga," tuturnya.

Kendati demikian, tim pelatih sudah memberikan program untuk dijalankan para pemain selama diliburkan. "Pemain walaupun libur toh mereka harus tetap melakukan aktivitas latihan masing-masing di rumah," ujarnya.

Berbeda dengan tim lain yang memutuskan untuk pulang kandang dan meliburkan pemain, Persiraja Banda Aceh masih berada di Jogjakarta. Hanya, tim dengan julukan Laskar Rencong itu menghentikan latihan.

"Sudah 10 hari ini bebas. Jadi bingung juga. Lagi menunggu perintah dari bos," ucap pelatih Persiraja Hendri Susilo.

Juru taktik 54 tahun itu secara gamblang menyebutkan bahwa tidak ada lagi harapan terkait kompetisi. "Harapan kami sudah tidak ada. Maksud saya musim ini liga (katanya) bergulir 1 November, 1 Desember, 1 Januari. Itu kata PSSI kan kalau, kalau, kalau," ungkapnya, lalu terkekeh.

Hendri menilai, ketidakpastian bergulirnya liga juga berdampak pada psikologis pemain. "Motivasi tinggi tapi liganya tidak ada. Bolak-balik mundur. Secara psikologis ya drop. Saya pikir semua tim sama ya," ujarnya. (Jawapos/yos)




Berita Terkait

Sepak Bola
Kompetisi Liga 1 2020 Segera Temui Titik Terang
12-10-2020 | 10:10 wib

Sepak Bola
Kapolda Jatim Sampaikan Liga I Indonesia Ditunda
06-10-2020 | 22:15 wib

Sepak Bola
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin L...selanjutnya
29-09-2020 | 13:01 wib

Sepak Bola
PSSI dan PT LIB Rayu Klub - Klub Agar Bersedia Ikuti Lanjuta...selanjutnya
19-08-2020 | 18:37 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062