Para Ibu Ngeluruk Bawaslu Laporkan Video Viral Yel Yel Menghujat Walikota Risma
Buntut Gelapkan Uang Kompensasi, Puluhan Warga Pungging Tuntut Kepala Dusun Dicopot
Perangkat RT Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Taman Baca Anak, Alternatif Hiburan Sambil Belajar di Masa Pandemi
Pelaku Pembunuhan Bertambah 1, Setelah Istri Korban Menjadi Tersangka
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Seleksi Kang-Yuk Probolinggo Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Grand Final Bakal Live di JTV
Himawan Dukung JaDI Lakukan Pemantauan Terhadap Netralitas ASN
Netralitas ASN Jadi Poin Penting Peringatan Hari Jadi KORPRI ke - 49
Wawalikota Malang Perkenalkan Tanaman Pole Sebagai Tanaman Hiasan Kota
Dimakamkan 3 Tahun Lalu, Jazad Kiai Masih Utuh
Hadapi Musim Hujan, SAR Latih Relawan Penyelamatan Korban Banjir
Jelang Pungut Suara, KPPS se-Kota Blitar Jalani Rapid Test
Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada



Metropolis
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Selasa, 20-10-2020 | 11:15 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com  Jelang unjuk rasa sejumlah elemen buruh, petugas kemananan gabungan dari Polri dan TNI melakukan pengamanan di 61 titik di Kota Surabaya. Mengantisipasi kerusuhan aksi unjuk rasa elemen buruh sebelumnya, sejumlah poster, spanduk, hingga baliho dengan tema anti anarkis tersebar di sejumlah kawasan kota surabaya.
Berita Video : Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Menjelang unjuk rasa sejumlah elemen buruh dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, dan Gresik, ribuan personel keamanan gabungan dari Polri dan TNI telah disiapkan di 61 titik di Kota Surabaya.

Jumlah petugas keamanan yang diterjunkan diperkirakan kurang lebih seribu personil, para petugas kemanan gabungan ini diterjunkan di 61 titik rawan.
 
Rencananya aksi para buruh ini bergabung dengan sejumlah aliansi mahasiswa, Ormas, LSM, LBH, dan kontras ini melaksanakan unjuk rasa mulai pukul 09.00 Wib. Namun hingga pukul 11.00 Wib, aksi unjuk rasa ini tak menunjukkan adanya konsentrasi massa dari para pengunjuk rasa.
 
Mengantisipasi kerusuhan aksi unjuk rasa elemen buruh sebelumnya, sejumlah poster, spanduk, hingga baliho dengan tema anti anarkis tersebar di sejumlah kawasan Kota Surabaya. (yos/VD:YAN)


Berita Terkait

Malang Raya
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
26-10-2020 | 14:16 wib

Metropolis
Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
21-10-2020 | 12:57 wib

Metropolis
Marak Aksi Demo, Bukti Kurangnya Komunikasi Pemerintah
21-10-2020 | 07:30 wib

Malang Raya
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
20-10-2020 | 12:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062