Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada
Petani Resah Pupuk Bersubsidi Kian Langka Akibat Terbatasnya Stok
Sedimentasi Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta Lakukan Penyedotan Lumpur
Soal Ringroad Timur, Ketua DPRD Minta Maidi dan Kaji Mbing Bertemu
Pemkab Ingin Pertahankan Titik Koordinat PABU 024 Sesuai Permendagri



Sepak Bola
Kompetisi Tak Jelas, Nasib Pemain dan Pelatih Persebaya Bagaimana ?
Minggu, 08-11-2020 | 01:25 wib
Reporter :
pojokpitu.com PSSI berencana menggulirkan kompetisi tahun depan. Hanya, belum ada kepastian kapan kickoff dilakukan.
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso berharap segera ada kepastian. Itu dinilai penting. Tak hanya untuk menyusun persiapan tim. Tapi, ada hal yang lebih mendesak untuk diselesaikan. Salah satunya adalah soal kontrak pemain.

"Ini menyangkut nasib pemain. Saya yakin kontrak mereka (pemain) habis Desember nanti," kata Aji Santoso. Sejatinya, bukan hanya kontrak pemain yang habis Desember mendatang. Kontrak tim pelatih juga demikian. Karena itu, Aji ingin kejelasan segera diberikan.

Pelatih 50 tahun tersebut menjelaskan, saat ini pemain, pelatih, maupun staf ofisial tak sabar menunggu kepastian. "Karena kalau Desember sudah habis, pemain dan pelatih kan butuh kepastian," tegas mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. Aji pun setuju dengan ketegasan yang ditunjukkan sang manajer, Candra Wahyudi.

"Harus ada kepastian kompetisi diakhiri atau bagaimana," katanya.

Sebelumnya, Candra memang meminta PSSI tegas. Dia ingin kompetisi musim 2020 dihentikan saja. Kemudian, dilanjutkan kompetisi baru tahun depan. Aji mendukung ketegasan dari pihak manajemen.

"Kalau ada ketegasan, misal langsung fokus ke kompetisi baru tahun depan, itu kan bagus. Semuanya enak. Klub juga bisa langsung melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain dan pelatih," kata kapten Persebaya saat juara Liga Indonesia musim 1996-1997 tersebut.

Hanya, sebagai pelatih, Aji cuma bisa menunggu kepastian dari pihak federasi. "Tapi, menurut saya harus cepat ada keputusan," katanya. Selama menunggu, skuad Green Force, julukan Persebaya, diliburkan. Belum ada kepastian kapan skuad kembali melakoni latihan. Sebab, tim pelatih juga masih menunggu langkah dari federasi.

Selama libur, seluruh pemain tetap diwajibkan melakukan latihan mandiri. Aktivitas pemain selama libur juga terus dipantau pelatih fisik Gaselly Jun Panam.

"Sementara saya memantau latihan pemain lewat chatting saja. Karena jauh sebelum libur latihan kami sudah sampaikan ke mereka untuk tetap berlatih," kata Gaselly.

Latihan yang dilakukan juga tidak terlalu berat. "Bertahap sih, mulai tempo ringan ke sedang," tambahnya. Durasi latihan fisik itu bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Bisa 30 menit atau satu jam. Hal itu dilakukan agar kondisi pemain tetap terjaga.(yos)




Berita Terkait

Sepak Bola
Kompetisi Tak Jelas, Nasib Pemain dan Pelatih Persebaya Baga...selanjutnya
08-11-2020 | 01:25 wib

Sepak Bola
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
26-10-2020 | 12:24 wib

Sepak Bola
Mahmoud Eid Pilih di Surabaya Timbang Pulang ke Swedia
25-10-2020 | 02:14 wib

Sepak Bola
Gairah Berlatih Pemain Persebaya Surabaya Menurun Drastis
04-10-2020 | 12:37 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062