Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada
Petani Resah Pupuk Bersubsidi Kian Langka Akibat Terbatasnya Stok
Sedimentasi Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta Lakukan Penyedotan Lumpur
Soal Ringroad Timur, Ketua DPRD Minta Maidi dan Kaji Mbing Bertemu
Pemkab Ingin Pertahankan Titik Koordinat PABU 024 Sesuai Permendagri



Malang Raya
Kerap Benturan Dengan Mafia, Petugas BPH Migas Akan Dipersenjatai
Selasa, 17-11-2020 | 05:06 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com   Pengawasan pendistribusian bahan bakar minyak dan gas bumi kerap menjadikan kontak bersenjata di lapangan oleh petugas bph migas dengan oknum dilapangan. Untuk menjaga dan membela diri, BPH migas mengadakan kerjasama dengan pindad untuk menyediakan senjata nonorganik bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), yang akan bekerja layaknya penyidik kepolisian dengan dibekali senjata yang akan ditetapkan pindad.
Selama ini, mafia migas di lapangan yang mrnyalahgunakan sumur bekas migas yang sudah tidak terpakai, dimanfaatkan untuk mengoplos hingga mempengaruhi produksi industri BPH migas dan selalu bersenjata dilapangan.

Muhammad Fanshurullah Asa, Kepala BPH Migas, menjelaskan, kerapnya konrak senjata antara petugas ppns dengan oknum tersebut, membuat mereka tidak memiliki perisai untuk membela diri di lapangan, sedangkan petugas polisi hutan dan petugas lingkungan hidup sudah dipersenjatai sejak dahulu.

Untuk itu, dengan penandatanganan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat kepada petugas PPNS untuk bisa menindak setelah dipersenjatai, dan tentunya dengan senjata pilihan dari pindad yang tidak sama dengan kualitas TNI maupun Polri.

Sementara itu, Abraham Mose, Dirut Pindad, menjelaskan, bahwa melihat di lapangan seperti itu, maka pihak Pindad mendukung dan mengupayakan senjata unorganik, yang mana otomatis akan dikunci, serta pengurangan kaliber pada peluru mereka.

Dalam hal itu, dihadiri langsung ridwan hisyam dan Moreno Suprapto dari komisi VII DPR RI yang juga menyaksikan jalannya penandatanganan nota kesepahaman antara bph migas dan PT Pindad Persero. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
Antisipasi Kayangan Api Padam, Bupati Minta SKK Migas Lakuka...selanjutnya
07-10-2020 | 02:08 wib

Metropolis
Bupati Batalkan RUPS BUMD Gresik Migas Karena Tak Menghadirk...selanjutnya
22-04-2020 | 17:50 wib

Peristiwa
Antisipasi Bencana Eksplorasi Migas dan Bencana Alam di Kabu...selanjutnya
21-11-2019 | 12:41 wib

Peristiwa
Tiga Tahun Vakum, Kejari Kota Pasuruan Buka Rekening PT Pasu...selanjutnya
01-08-2019 | 18:17 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062