Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada
Petani Resah Pupuk Bersubsidi Kian Langka Akibat Terbatasnya Stok
Sedimentasi Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta Lakukan Penyedotan Lumpur
Soal Ringroad Timur, Ketua DPRD Minta Maidi dan Kaji Mbing Bertemu
Pemkab Ingin Pertahankan Titik Koordinat PABU 024 Sesuai Permendagri



Olah Raga
Menengok Sasana Tinju Pacet, Kawah Candradimuka Atlet Tinju Tulungagung
Rabu, 18-11-2020 | 10:15 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com  Prihatin dengan tidak adanya sarana berlatih bagi penyuka olahraga tinju, seorang warga di Tulungagung, mendirikan sasana tinju. Keberadaan sasana tinju itupun, disambut antusias oleh puluhan warga, dengan rutin berlatih menyalurkan hobinya.
Di halaman sebuah rumah di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, inilah, puluhan atlet dan penyuka olahraga tinju di tulungagung, menyalurkan hobi mereka. Dengan dibimbing dua orang pelatih, setiap dua kali dalam sepekan.

Sejumlah anak-anak, remaja, bahkan orang tua, tampak antusias mengikuti latihan teknik-teknik bertinju yang benar. Selain berlatih menyiapkan diri sebagai atlet, sebagian warga mengikuti latihan di sasana tinju pacet, untuk menjaga kebugaran tubuh.

Pengelola sasana, Santoso, mengatakan, sasana tinju pacet merupakan sasana satu-satunya yang ada di tulungagung. Sasana tersebut didirikan sekitar tahun 2018 lalu, kala itu dia merasa prihatin dengan tidak adanya sarana berlatih bagi para atlet tinju di tulungagung.

"Tulungagung memiliki potensi atlet-atlet tinju berbakat. puncaknya pada kisaran tahun 2015, seorang atlet tinju Tulungagung, Bogie Andriano, meraih juara nasional kejuaraan tinju amatir," jelas Santoso.

Salah seorang peserta latihan, Febrian Bagus Pamungkas, mengaku senang dengan adanya sasana tinju ini. Selama tiga bulan bergabung dengan sasana tinju pacet, dia mengaku mendapatkan berbagai materi teknik bertinju yang baik. Hal tersebut mendukung cita-citanya mengikuti jejak kakaknya menjadi juara tinju.

Sementara itu, salah seorang mantan atlet tinju profesional, Bugiarso, yang sembilan kali mempertahankan sabuk juara pada kejuaraan pan asian boxing asosiation, paba, mengaku prihatin dengan kondisi dunia tinju indonesia saat ini.

"Dunia tinju indonesia saat ini dalam kondisi mati suri, saya berharap dengan berdirnya sasana tinju di daerah-daerah, bisa kembali meramaikan dunia tinju seperti masa kejayaannya di era 80an hingga awal tahun 2 ribuan," terangnya.

Dengan berdirinya sasana tinju pacet ini, diharapkan bisa menarik minat warga terhadap olahraga tinju, dan tulungagung bisa kembali mencetak atlet-atlet tinju berjuara.

Sasana tinju Pacet Tulungagung juga tetap membuka diri, terhadap masyarakat yang ingin bergabung berlatih , untuk meraih prestasi di bidang olahraga tinju. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062