Onde - Onde Oven Oleh - Oleh Khas Mojokerto Makin Diminati Banyak Orang
Berburu Rupiah Dengan Budidaya Lebah Madu Klanceng
Didukung Para Kyai, Mas Dhito Semakin Mantab Hadapi Pilkada
Petani Resah Pupuk Bersubsidi Kian Langka Akibat Terbatasnya Stok
Sedimentasi Waduk Selorejo, Perum Jasa Tirta Lakukan Penyedotan Lumpur
Soal Ringroad Timur, Ketua DPRD Minta Maidi dan Kaji Mbing Bertemu
Pemkab Ingin Pertahankan Titik Koordinat PABU 024 Sesuai Permendagri



Metropolis
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Raih Rekor Muri Peserta Terbanyak Menggambar Secara Daring
Sabtu, 21-11-2020 | 20:20 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia, atau muri. Foto: Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com  Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, wajib berbangga. Betapa tidak, kantor kepolisian yang berada di kawasan Jalan Kalianget Surabaya itu resmi mendapat rekor muri yang ke 9.372 dari Museum Rekor Indonesia (Muri) kategori lomba menggambar secara daring yang di ikuti peserta terbanyak, yaitu 1.117 peserta.
Acara dalam rangka memperingati hari anak sedunia itu bukan hanya diikuti anak-anak usia 4 sampai 6 tahun, melainkan juga di ikuti oleh anak-anak disabilitas.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, mengatakan, dalam rangka memperingati hari anak sedunia kali ini, pihaknya tergerak untuk mengajak anak-anak untuk tetap menuangkan kreativitasnya meski di tengah pandemi covid-19, dan di masa belajar daring yang kadang membosankan.

"Kita juga bersyukur telah memecahkan rekor muri dengan peserta menggambar terbanyak yang dilaksanakan secara daring, dan diikuti dari sejumlah klaster usia, mulai dari usia 4 sampai 5 tahun hingga kategori anak-anak difabel," jelas Kapolres.

Sementara itu, Sri Widayati, senior manajer muri mengatakan, pihaknya mengapresiasi ide kreatif Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, yang tetap memperhatikan anak-anak di Surabaya, dengan cara tetap mengasah kreativitasnya melalui perlombaan menggambar.

"Acara ini sangat layak dicatatkan di rekor muri karena diikuti oleh peserta terbanyak yaitu 1.117 peserta dan dilaksanakan secara daring," tutur Sri Widayati.

Hadiah-hadiah yang diberikan juga tak disamakan, melainkan sesuai kategori yang sudah ditentukan, yaitu kategori anak-anak, remaja, dan anak-anak difabel.



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062